Edukasi Pengguna Jalan, Dishub Luncurkan ‘CCTV Jakarta Takeover’
Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta meluncurkan program edukasi keselamatan berlalu lintas ‘CCTV Jakarta Takeover’, sebuah inovasi penyampaian pesan keselamatan kepada pengguna jalan melalui pengeras suara di sejumlah simpang lalu lintas.
"Cara ini dapat meningkatkan kesadaran pengguna jalan,"
Dinas Perhubungan DKI Jakarta menggandeng kolaborator dalam program perdana ini, yaitu Anastasia Putri (Mpok Caca) dan Komika Yudhabrajamusti, untuk menyampaikan imbauan keselamatan secara langsung kepada masyarakat melalui CCTV.
Dishub Berhasil Evakuasi 63 Penumpang KM Makmur JayaKepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, program tersebut menjadi yang pertama di Jakarta dengan memanfaatkan speaker di simpang lalu lintas sebagai media edukasi keselamatan yang melibatkan kolaborator.
“Kami memanfaatkan speaker di simpang lalu lintas sebagai media edukasi keselamatan dengan menggandeng kolaborator agar pesan yang disampaikan lebih dekat dengan masyarakat. Harapannya, cara ini dapat meningkatkan kesadaran pengguna jalan untuk lebih disiplin dan menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai kebiasaan bersama,” ungkapnya, Rabu (8/7).
Ia menjelaskan, pengeras suara telah tersedia di enam simpang lalu lintas saat ini, yakni Harmoni, Patung Kuda, Bank Indonesia, Sarinah, Bundaran Senayan, dan Simpang Millenium. Edukasi telah dilakukan oleh Mpok Caca dan Bang Yudhabramasta di Simpang Millenium, Bank Indonesia, dan Sarinah.
“Ke depan, Dinas Perhubungan juga akan menambah titik speaker melalui survei di sejumlah simpang lalu lintas agar jangkauan edukasi semakin luas,” ujarnya.
Melalui program ini, masyarakat diingatkan untuk mematuhi lampu lalu lintas, berhenti di belakang garis henti, menggunakan helm dan sabuk pengaman, mengutamakan pejalan kaki, serta tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara.
Budi mengatakan, program ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya disiplin berlalu lintas melalui pendekatan yang lebih dekat, kreatif, dan relevan dengan masyarakat.
Ia menambahkan, pemanfaatan CCTV yang terintegrasi dengan pengeras suara juga sejalan dengan pengembangan pengawasan berbasis teknologi untuk meningkatkan keselamatan di jalan.
“Kami berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin berlalu lintas. Ke depan, edukasi melalui speaker di simpang lalu lintas akan terus dilakukan secara rutin oleh petugas Dinas Perhubungan sehingga budaya tertib berlalu lintas dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat,” tandasnya.