You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kepala BPS Jaksel Akhmad Fikri ist
photo Istimewa - Beritajakarta.id

BPS Jaksel Perkuat Literasi Statistik

Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Selatan terus memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus meningkatkan literasi statistik masyarakat melalui Sosialisasi Standar Pelayanan Publik (SPP) pada Pelayanan Statistik Terpadu (PST) Tahun 2026 yang digelar secara daring.

"Tidak hanya sebatas penyediaan data"

Kepala BPS Jakarta Selatan, Akhmad Fikri mengatakan, kegiatan tersebut merupakan implementasi Undang Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik yang mewajibkan setiap penyelenggara layanan publik menyusun dan menetapkan standar pelayanan di lingkungan kerjanya.

BPS DKI Catat Inflasi Juni 2026 Sebesar 0,41 Persen

Menurutnya, pelayanan BPS sudah mengalami transformasi besar seiring perkembangan teknologi digital. Jika sebelumnya masyarakat harus datang langsung ke perpustakaan BPS untuk mencari data, membaca publikasi, hingga menggandakan dokumen, kini seluruh publikasi resmi dapat diakses dan diunduh secara gratis melalui situs web BPS.

"Perkembangan pelayanan publik di BPS, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten dan kota, telah mengalami banyak perubahan mengikuti perkembangan zaman, terutama di era digital," ujarnya, Jumat (10/7).

Akhmad menjelaskan, selain menyediakan publikasi statistik, BPS juga menghadirkan layanan tabel dinamis yang memungkinkan masyarakat memperoleh data berdasarkan variabel tertentu yang belum tersedia dalam publikasi rutin. 

"Berbagai indikator makro yang diterbitkan secara berkala pun telah tersedia secara daring sehingga semakin memudahkan masyarakat memperoleh informasi yang dibutuhkan," terangnya.

Menurutnya, tidak hanya menyediakan data, BPS Jakarta Selatan juga memberikan layanan konsultasi statistik dengan dukungan sumber daya manusia yang kompeten. 

Layanan tersebut mencakup pendampingan metodologi statistik, penyediaan metadata statistik, hingga pemberian rekomendasi statistik bagi instansi pemerintah maupun lembaga yang akan melaksanakan survei.

"Pelayanan kami tidak hanya sebatas penyediaan data, tetapi juga konsultasi statistik, layanan metadata, dan rekomendasi statistik agar kegiatan survei yang dilakukan berbagai instansi memiliki metodologi yang tepat," ungkapnya.

Ia memaparkan, tingkat literasi statistik masyarakat kini semakin baik. Masyarakat mulai memahami perbedaan antara data, informasi, dan statistik sehingga berbagai indikator yang diterbitkan BPS dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

"Melalui sosialisasi tersebut, BPS berharap pemahaman mengenai pentingnya statistik terus meningkat, khususnya di kalangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi pemerintah, dan para pemangku kepentingan lainnya," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Komunikasi Informasi Publik (KIP) Suku Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Selatan, Erwin Lobo menambahkan, sosialisasi yang diikuti puluhan peserta dari unsur pemerintah, kader lingkungan, serta media menjadi langkah penting untuk memperkuat pemanfaatan data dalam berbagai sektor.

Ia menyampaikan, data statistik yang akurat menjadi fondasi penting dalam pengambilan keputusan, penelitian akademis, penyusunan strategi bisnis, hingga perumusan kebijakan publik yang efektif.

"Adanya akses data yang kini semakin mudah di era digital, kami berharap seluruh unsur masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan dan data yang disediakan BPS secara optimal," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5488 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1943 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1917 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1884 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1694 personAnita Karyati