You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Syafrin OPD sinergi stunting
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Pemkot Jaksel Percepat Penurunan Stunting

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan mengadakan sosialisasi pelaksanaan pelaporan Penyelenggaraan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS) Semester I Tahun 2026 di Ruang Antasari, Kantor Wali Kota setempat. 

"Pelaksanaan aksi konvergensi PPPS"

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan, pelaksanaan sosialisasi merupakan tindak lanjut amanat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI untuk memastikan penyelenggaraan pelaporan percepatan penurunan stunting berjalan sesuai ketentuan.

TP PKK Kepulauan Seribu Berkolaborasi Atasi Stunting

"Akurasi data dan informasi yang kita sampaikan akan menjadi bahan evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan aksi konvergensi PPPS di Jakarta Selatan. Hal ini penting untuk memitigasi risiko kegagalan dalam pencapaian target penurunan prevalensi stunting sebagaimana telah ditetapkan dalam RPJMD Tahun 2025-2030," ujarnya, Rabu (15/7).

Syafrin menjelaskan, prevalensi stunting di Jakarta Selatan di tahun 2026 tercatat mencapai 14,9 persen. Pemkota Jaksel menargetkan angka tersebut dapat ditekan menjadi 11,34 persen pada 2030. 

"Untuk mencapai sasaran itu dibutuhkan sinergisitas dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan," terangnya.

Menurutnya, penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab Suku Dinas Kesehatan maupun Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP), tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah.

"Saya mengingatkan seluruh unsur Tim Percepatan Penurunan Stunting Jakarta Selatan agar memastikan data sasaran dan keluarga berisiko stunting diidentifikasi serta ditetapkan dengan baik. Data harus menjadi referensi utama dalam perencanaan, pelaksanaan intervensi, pemantauan, hingga evaluasi secara berkelanjutan," ungkapnya.

Syafrin menginginkan adanya skema pendampingan yang berkesinambungan bagi keluarga sasaran dan keluarga berisiko stunting. Upaya tersebut dapat diperkuat melalui kolaborasi dengan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

"Saya berharap seluruh jajaran Pemkot Jakarta Selatan dapat memberikan kontribusi terbaik untuk menurunkan angka prevalensi stunting sesuai target yang telah ditetapkan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jakarta Selatan, Hera Lidiawati menambahkan, sosialisasi berlangsung selama dua hari. 

Kegiatan menghadirkan narasumber dari Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) III Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, serta diisi dengan bimbingan teknis dari unsur terkait mengenai kebijakan terbaru pelaporan periodik PPPS.

"Seluruh laporan pelaksanaan aksi konvergensi PPPS yang disusun oleh masing-masing perangkat daerah akan dihimpun sebagai bahan laporan Wali Kota Jakarta Selatan kepada Gubernur DKI Jakarta untuk pelaporan Semester I Tahun 2026," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye28406 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11462 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6865 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3778 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

    access_time09-10-2026 remove_red_eye1552 personAldi Geri Lumban Tobing