Syafrin Pastikan Pelajar SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Tetap Ikuti KBM
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) peserta didik di SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Kebayoran Lama tetap dapat berjalan dengan baik.
"Harus tetap mendapatkan kesempatan belajar"
Syafrin mengatakan, sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, para peserta didik di sekolah yang mengalami kerusakan harus tetap mendapatkan kesempatan belajar yang sama. Salah satunya dengan memanfaatkan sekolah lain yang berada di kawasan tersebut.
Komisi E Dukung Percepatan Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09"Kami sangat peduli terhadap pelaksanaan renovasi sekolah ini ke depannya. Tentu semuanya akan disesuaikan, dan kami tetap berprinsip bahwa anak-anak didik kita harus tetap mendapatkan kesempatan belajar yang sama," ujarnya, Kamis (23/7).
Syafrin menjelaskan, proses penanganan setelah bangunan sekolah roboh membutuhkan waktu karena terdapat sejumlah tahapan, termasuk perencanaan pembangunan.
Menurutnya, salah satu faktor utama yang menyebabkan bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 mengalami kerusakan adalah usia bangunan yang sudah berdiri sejak 1974. Meskipun beberapa kali direnovasi, renovasi tersebut tidak mengubah struktur utama bangunan.
"Jadi, karena faktor usia, bangunan tersebut akhirnya roboh. Ini bukan satu-satunya sekolah di Jakarta yang usianya sudah tua. Masih banyak sekolah lainnya. Secara bertahap, rekan-rekan dari Dinas Pendidikan terus melakukan renovasi dan perbaikan terhadap sekolah-sekolah yang ada," ucapnya.
Syafrin menuturkan, sesuai arahan Pramono Anung, pembangunan kembali sekolah tersebut akan dipercepat karena tahapan perencanaan sudah tersedia.
"Intinya, saat ini proses pembelajaran berjalan normal. Bagi kami, prioritas utama adalah memastikan anak-anak tetap dapat belajar dengan aman agar mereka dapat menggapai cita-cita," bebernya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan Wilayah I, Santoso menambahkan, setelah bangunan sekolah roboh, pihaknya memindahkan KBM ke lokasi sementara. Selain itu, pihaknya juga merencanakan penggabungan kedua sekolah tersebut menjadi satu satuan pendidikan.
Santoso memaparkan, berdasarkan ketentuan dan peraturan yang berlaku, penggabungan tersebut memungkinkan untuk dilakukan. Hal ini karena kedua sekolah berada dalam satu kompleks dan memiliki jumlah rombongan belajar yang sama. Sehingga, jika digabungkan masih berada dalam kapasitas yang memadai.
"Kami berencana membangun gedung baru di lahan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang kondisinya saat ini sudah roboh. Area sekolah yang ada saat ini nantinya akan dialihfungsikan menjadi akses pintu masuk serta lapangan," imbuhnya.
Terkait kegiatan ekstrakurikuler, Santoso menegaskan, kegiatan tersebut tidak ditiadakan. Pelaksanaannya hanya dipindahkan ke lokasi lain dan disesuaikan dengan waktu yang tersedia.
"Saya memohon maaf kepada para orang tua murid dan masyarakat atas ketidaknyamanan serta pelayanan yang belum optimal selama masa transisi ini. Kami terus berupaya mencari solusi terbaik agar hak-hak anak didik tetap terpenuhi," tandasnya.