Pemkot Jaksel Perkuat Pemahaman ASN Etika Bermedia Sosial
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan mengadakan sosialisasi Etika Bermedia Sosial bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemutakhiran Data Pegawai, dan Manajemen Talenta di Ruang Antasari, Kantor Wali Kota setempat.
"Lebih profesional, tertib, dan akuntabel"
Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Mukhlisin mengatakan, saat ini terus sistem merit sebagai dasar pengelolaan ASN semakin diperkuat. Melalui manajemen talenta, setiap pegawai memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kompetensi, kinerja, dan potensi, bukan berdasarkan pertimbangan subjektif.
Sudin Kominfotik Jakpus Sosialisasikan Strategi Komunikasi Publik di Medsos"Saya ingin menyampaikan kepada seluruh CPNS dan ASN muda bahwa perjalanan karier saudara dimulai sejak hari pertama mengabdi. Bangunlah kompetensi, tunjukkan kinerja terbaik, pelihara integritas, dan terus belajar," ujarnya, Kamis (23/7).
Mukhlisin menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membutuhkan ASN yang adaptif terhadap perubahan, inovatif dalam bekerja, serta mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Untuk itu, lanjut Mukhlisin, ASN muda diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa semangat baru bagi birokrasi di Jakarta Selatan. Selain itu, ASN juga dituntut mampu menguasai teknologi, bijak dalam bermedia sosial, memiliki karakter yang kuat, serta menjadi teladan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.
"Selain etika bermedia sosial, saya juga ingin menekankan pentingnya pemutakhiran data kepegawaian. Data kepegawaian yang akurat, lengkap, dan mutakhir merupakan fondasi bagi penyelenggaraan manajemen ASN yang efektif," terangnya.
Sementara itu, Kepala Suku Badan Kepegawaian Jakarta Selatan, Irfan Maulana menambahkan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman ASN dan CPNS mengenai etika bermedia sosial sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, kode etik ASN, serta penerapan nilai-nilai dasar BerAKHLAK dalam aktivitas digital.
"Kami juga ingin mendorong ASN untuk melakukan pemutakhiran data kepegawaian secara lengkap, benar, dan tepat waktu sebagai dasar penyelenggaraan manajemen ASN yang akurat," ungkapnya.
Menurutnya, dalam kegiatan tersebut juga diberikan pemahaman mengenai konsep, tujuan, dan mekanisme penerapan manajemen talenta sebagai sistem pengelolaan ASN yang berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi.
"Pemkot Jakarta Selatan berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola manajemen ASN yang profesional, akuntabel, dan berbasis sistem merit melalui peningkatan pemahaman ASN," ucapnya.
Ia menuturkan, komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan sosialisasi, pembinaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas ASN secara berkelanjutan. Hal itu dilakukan agar ASN mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme serta adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
"Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman pegawai terhadap peraturan kepegawaian dan meningkatkan kualitas ASN dalam bermedia sosial serta dalam memberikan pelayanan di lingkungan Kota Administrasi Jakarta Selatan agar menjadi lebih profesional, tertib, dan akuntabel," tandasnya.