You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Finalis Abnon Pelajari Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Balai Kota
photo Fakhrizal Fakhri - Beritajakarta.id

Finalis Abnon Pelajari Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Sebanyak 36 finalis Abang dan None (Abnon) DKI Jakarta mengunjungi Balai Kota Jakarta untuk mempelajari berbagai program pengelolaan sampah berkelanjutan yang dijalankan Pemprov DKI Jakarta.

"Pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama,"

Kegiatan yang digelar Biro Umum dan Administrasi Sekretariat Daerah (ASD) Setda DKI Jakarta ini diharapkan membekali para finalis dengan wawasan yang nantinya dapat disosialisasikan kepada masyarakat sebagai duta pariwisata dan budaya Jakarta.

Kepala Bagian Pengamanan, Pelayanan, dan Perlengkapan Biro Umum dan ASD Setda DKI Jakarta, Bayu Andalas mengatakan, Balai Kota Jakarta tengah dipersiapkan menjadi percontohan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular melalui program Jakarta Waste and Eco Innovation Center.

Abang None Cilik 2026 Perkuat Regenerasi Pelestari Budaya Betawi

Program tersebut ditargetkan mampu mengurangi timbulan sampah dari sumber hingga 40 persen pada tahun ini serta mewujudkan target zero waste pada 2030.

"Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan Gubernur DKI Jakarta dalam mendorong budaya memilah sampah sejak dari sumber," ujar Bayu di Balai Kota Jakarta, Selasa (28/7).

Menurut Bayu, langkah tersebut menjadi penting karena beban Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang terus meningkat seiring bertambahnya volume sampah. Di sisi lain, Kompleks Balai Kota yang memiliki sekitar 4.200 pegawai juga menghasilkan sampah setiap hari sehingga perlu menjadi bagian dari solusi.

Melalui kerja sama dengan Rekosistem, Pemprov DKI menghadirkan Waste and Eco Innovation Center sebagai pusat edukasi sekaligus pengolahan sampah. Fasilitas ini tidak hanya menjadi tempat pemilahan sampah, tetapi juga ruang pamer produk hasil daur ulang yang dibuat dari limbah oleh para pegawai, termasuk petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).

Selain itu, program tersebut mencakup edukasi dan pelatihan penerapan prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R), serta pemantauan proses pengelolaan sampah mulai dari pemilahan hingga diolah menjadi berbagai produk yang memiliki nilai tambah.

Dikatakan Bayu, Balai Kota Jakarta diharapkan dapat menjadi percontohan bagi gedung-gedung perkantoran lain dalam menerapkan pengelolaan sampah berkelanjutan.

"Ke depan konsep Waste and Eco Innovation Center akan direplikasi ke berbagai gedung pemerintahan di Jakarta," imbuhnya.

Ia menjelaskan, pengelolaan sampah kini tidak lagi sekadar mengumpulkan dan membuang sampah ke tempat pemrosesan akhir. Melalui sistem tersebut, sampah diolah menjadi produk daur ulang, kompos, maupun hasil olahan lainnya sehingga hanya menyisakan residu yang dikirim ke TPST Bantargebang.

Untuk memperluas edukasi kepada masyarakat, Pemprov DKI bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga menggelar Jakarta Eco Future Festival di Balai Kota Jakarta. Kegiatan ini melibatkan masyarakat dan pelajar untuk mengedukasi pentingnya memilah sampah sejak dari sumber.

Dalam kesempatan itu, Bayu turut mengajak para finalis Abang None Jakarta menyosialisasikan budaya pengelolaan sampah dan gaya hidup berkelanjutan kepada masyarakat.

"Pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap semakin banyak pihak yang terlibat untuk mendukung terwujudnya Jakarta yang lebih bersih dan berkelanjutan," kata Bayu.

Selain mengikuti pemaparan, para finalis Abang None juga mengikuti pelatihan mendaur ulang botol plastik bekas menjadi berbagai aksesori dan perhiasan sebagai contoh pemanfaatan kembali sampah anorganik.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

    access_time27-09-2026 remove_red_eye1378 personTiyo Surya Sakti
  2. Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

    access_time28-09-2026 remove_red_eye1360 personAnita Karyati
  3. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1346 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1210 personFolmer
  5. Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

    access_time25-09-2026 remove_red_eye1075 personNurito