You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
1785380401099
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Bangun Budaya Ramah Lingkungan, Dinas PPKUKM Terbitkan Instruksi Pilah Sampah

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk membangun budaya usaha yang ramah lingkungan melalui penerapan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

"mengurangi timbulan sampah,"

Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menerbitkan Instruksi Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta Nomor e- 0004 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Aturan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Rano Minta Pramuka Jakarta Aktif dalam Gerakan Pemilahan Sampah

Ia menyampaikan, langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

"Isu lingkungan hidup kini menjadi tanggung jawab bersama. Sebagai sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian Jakarta, UMKM memiliki peran strategis dalam mengurangi timbulan sampah dalam upaya membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan," ujarnya, Kamis (30/7).

Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan. Melalui gerakan pemilahan sampah dari sumber, seluruh pelaku UMKM di Jakarta dapat membangun budaya usaha yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

"Ini bisa dimulai dari kebiasaan sederhana di tempat usaha masing-masing. Misal, mulai dengan mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai, memanfaatkan kembali dan mendaur ulang material yang masih bernilai ekonomi, serta menjadikan pengelolaan sampah sebagai bagian dari praktik usaha sehari-hari," jelasnya.

Ratu juga optimistis upaya tersebut bukan hanya mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga membuka peluang terciptanya ekosistem ekonomi sirkular.

"Di mana sampah yang masih memiliki nilai dapat dimanfaatkan kembali sehingga mengurangi beban yang masuk ke tempat pemrosesan akhir," katanya.

Selain itu, Ratu memastikan akan menerapkan pengolahan sampah dari sumber ini di seluruh lingkungan Dinas PPKUKM DKI Jakarta. Prinsip pengurangan sampah juga akan diintegrasikan dalam berbagai kegiatan Dinas PPKUKM, seperti bazar, pameran, promosi, pelatihan, hingga pendampingan kepada pelaku usaha.

Ia menambahkan, materi mengenai pengelolaan sampah dan pengurangan plastik sekali pakai juga akan menjadi bagian dari program pembinaan kepada UMKM.

"Kami ingin menanamkan bahwa pengelolaan sampah bukan sekadar kewajiban, melainkan investasi untuk masa depan. Lingkungan yang sehat akan menciptakan ruang usaha yang lebih nyaman, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus memperkuat daya saing UMKM Jakarta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3264 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2129 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye793 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye785 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye726 personDessy Suciati