Rano Berharap Rusun Penjaringan Jadi Inspirasi Kampung Qur'an di Jakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno berharap, Rusun Penjaringan, Jakarta Utara, bisa menjadi pilot project sekaligus inspirasi bagi lahirnya kampung-kampung Al Qur'an di wilayah lain.
Membentuk masyarakat yang berkarakter, berbudaya toleransi dan memiliki nilai-nilai spiritual
Dikatakan Rano, Pemprov DKI Jakarta akan terus mendukung berbagai inisiatif positif yang lahir dari masyarakat. Termasuk program-program LPTQ bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat syiar Islam dan membangun masyarakat Jakarta yang rukun serta berakhlak mulia.
"Kami mengapresiasi UPRS IV Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) DKI Jakarta dan LPTQ Kota Jakarta Utara, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mewujudkan pembangunan Kampung Qur'an ini," ucap Rano, saat meresmikan Kampung Qur'an di Rusun Penjaringan, Jumat (31/7).
Rano Berharap MTQ Piala Gubernur Lahirkan Generasi BerintegritasMenurut Rano, kehadiran Kampung Qur'an di Rusun Penjaringan bukan sekadar tempat untuk membaca dan menghafal Al-Qur'an, tapi juga sebagai ikhtiar untuk menghadirkan ruang tumbuh yang aman dan kondusif dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Quran pada kehidupan sehari-hari.
"Ini juga ikhtiar mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing dengan tetap memprioritaskan kualitas spiritual masyarakatnya," tukas Rano.
Pemprov DKI Jakarta, tegas Rano, terus berupaya membentuk masyarakat yang berkarakter, berbudaya toleransi dan memiliki nilai-nilai spiritual yang kuat melalui kegiatan keagamaan, pendidikan dan pemberdayaan sosial.
Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat memaparkan, Kampung Qur'an Rusun Penjaringan berawal dari inisiasi LPQT Jakarta Utara yang ingin memfasilitasi semangat masyarakat mempelajari, memahami, menghafal, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an.
Lalu, tercetuslah ide menjadikan Rusun Penjaringan sebagai pusat pembinaan Al-Qur'an yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa.
"Saat ini di lingkungan Rusun Penjaringan telah tumbuh ekosistem pembinaan Al-Qur'an yang sangat baik," ujar Hendra.
Ditambahkan Hendra, di Rusun Penjaringan ini telah berjalan Sentra Al-Qur'an Yayasan Pendidikan FCA dengan jumlah santri kurang lebih 400 orang, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) serta berbagai majelis taklim yang aktif membina masyarakat.
"Melalui pembinaan sistematis dan berjenjang, kami berharap akan lahir bibit unggul qari-qariah, hafiz-hafizah, mufasir, serta peserta MTQ dan STQH yang mampu mengharumkan nama Jakarta Utara di tingkat nasional bahkan internasional," tandasnya.