You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Karisma batavia rezap
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Pemprov DKI Komitmen Rawat Budaya Lewat Kharisma Batavia Menuju Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam merawat warisan budaya di tengah modernisasi dunia.

"namanya budaya kita, kita rawat bersama-sama"

Pemprov DKI Jakarta, kata dia, membuka ruang seluas-luasnya bagi penampilan dan pelestarian budaya di berbagai ruang publik, seperti di Balai Kota, Kota Tua, Lapangan Banteng, hingga kawasan A.A. Maramis.

Hal ini disampaikan Pramono dalam acara bertajuk kharisma Batavia Menuju Jakarta di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (31/7).

Komunitas Kebaya Jakarta Baksos di Pasar Induk Kramat Jati

"Walaupun Jakarta sekarang ini ada pengetatan anggaran Rp15 triliun, tetapi acara-acara yang seperti ini saya sungguh ingin tetap dilakukan karena inilah yang namanya budaya kita, kita rawat bersama-sama," ujar Pramono.

Terlebih, kebaya merupakan warisan budaya tak benda yang sudah diakui UNESCO. Karena itu, ia menekankan merawat budaya harus dilakukan secara bersama-sama.

Pramono menilai penyelenggaraan acara kebudayaan seperti ini penting untuk menjaga identitas Jakarta.

Menjelang peringatan 500 tahun Jakarta, Pemprov DKI pun menyiapkan berbagai ragam kegiatan, salah satunya menampilkan 500 ondel-ondel. Perayaan 5 abad Jakarta akan diselenggarakan secara meriah.

Ketua Perhimpunan Kebayaku, Nunun Daradjatun menyampaikan, kebaya merupakan warisan budaya yang terus hidup dan tumbuh bersama zamannya.

"Tentunya kita harus lestarikan dan harus kembangkan bersama," kata Nunun.

Acara 'Kharisma Batavia Menuju Jakarta' ini merupakan rangkaian perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta sekaligus menyambut HUT ke-81 RI.

Dalam acara ini dihadirkan penampilan monolog dari artis senior, Maudy Koesnaedi yang mengisahkan momen bersejarah Fatmawati Soekarno saat menjahit Sang Saka Merah Putih. Selain itu juga akan ada pagelaran kebaya karya desainer ternama.

Nunun menyampaikan, kebaya bukan sekadar busana, namun juga menyimpan kisah tentang perempuan Indonesia yang ikut merawat nilai-nilai kehidupan, menghormati warisan budaya, dan meneguhkan jati diri bangsanya.

Ia pun mengapresiasi dukungan penuh Pemprov DKI Jakarta dalam penyelenggaraan acara budaya ini.

"Semoga Jakarta senantiasa menjadi kota yang merawat akan budayanya dan menginspirasi Indonesia untuk terus melangkah maju tanpa melupakan jati dirinya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3053 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2647 personAnita Karyati
  3. Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

    access_time30-09-2026 remove_red_eye1840 personFolmer
  4. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1442 personTiyo Surya Sakti
  5. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1273 personNurito