You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pramono Pergub Lembaga Adat Betawi HUT FBR bilal
photo Bilal Nugraha Ginanjar - Beritajakarta.id

Pramono Komitmen Terbitkan Pergub Lembaga Adat Betawi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan Peratursn Gubernur (Pergub) tentang Lembaga Adat dan Kebudayan Betawi.

Penguatan budaya agar tidak tercabut dari akarnya

"Saya ingin betul-betul yang namanya Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi itu ada di Jakarta ini," tegas Pramono, saat memberi sambutan pada acara Milad ke-25 Forum Betawi Rempug (FBR), Sabtu (1/8) di Area Parkir C3 Kemayoran, Jalan Benyamin Suaeb, Kelurahan Pademangan Timur, Pademangan.

Dikatakan Pram, pembentukan Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi merupakan amanat Undang Undang nomor 2 tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Pasal 31 mengenai pelibatan lembaga adat dan kebudayaan Betawi dalam kemajuan kebudayaan.

Pramono Sebut Tarif Transbandara Masih Terjangkau

Diungkapkan Pramono, hampir semua kegiatan pemerintahan di Balai Kota diwanai bidaya Betawi. Bahkan setiap pelantikan pejabat di Balai Kota, Pramono mewajibkan pakai busana tradisional Betawi, Kebaya Encim untuk perempuan dan Ujung Serong buat laki-laki.

Lalu, Bir Pletok dan Dodol Betawi juga telah menjadi kudapan wajib bagi siapa pun yang datang ke Balai Kota DKI Jakarta. Selain itu, lanjut Pramono, pihaknya juga terus mendorong pelaksanaan budaya Lebaran Betawi, Andilan Kebo serta mengagas haul bagi ulama dan Jabaib Betawi.

'Upaya mewujudkan Jakarta menuju kota global tidak sekadar pembanguna fisik. Upaya itu juga harus diimbangi dengan penguatan budaya agar tidak tercabut dari akarnya,' tegas Pramono.

Dalam kesempatan ini, Pramono juga mengapresiasi usulan Ketua Umum FBR, Lutfhi Hakim, untuk menggelar 500 kali khataman masyarakat umum saat HUT lima abad Jakarta, tahun depan.

"Kegiatan yang melibatkan masyarakat dari akar rumput itu merupakan wujud syukur dan doa agar Jakarta ke depan lebih baik," ucap Pramono.

Pada bagian akhir sambutan, Pramono meminta semua pihak bisa menerima dan bertoleransi untuk tidak memperdebatkan jika Pergub Lembaga Adat dan Kebudayan Betawi diterbitkan nanti.

"Pergub ini adalah peninggalan kita dalam masa yang panjang," tandasnya

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5428 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1895 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1860 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1815 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1643 personAnita Karyati