You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kampung Proklim Lestari Tambora pilah sampah bilal
photo Bilal Nugraha Ginanjar - Beritajakarta.id

Pramono Sebut Gerakan Pilah Sampah di Jakarta Capai 23,14 Persen

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, gerakan pilah sampah di Jakarta sudah semakin masif dilaksanakan oleh masyarakat mulai dari tingkat RT/RW. Hingga awal Agustus, pelaksanaan gerakan pilah sampah di Jakarta kini telah mencapai 23,14 persen.

"Karena ini sudah menjadi gerakan,"

Hal ini disampaikan Pramono dalam acara Deklarasi Nasional Peluncuran Perlindungan Sosial bagi Sektor Informal Persampahan Indonesia, di RDF Plant Rorotan, Jakarta Utara, Senin (10/8).

"Karena ini sudah menjadi gerakan, saya yakin di mana-mana sekarang sudah bergemuruh untuk itu. Sampai dengan bulan Agustus awal, pilah sampah di Jakarta sudah 23,14 persen," ujar Pramono.

Pemerintah Berkolaborasi Jamin Keselamatan Pekerja Pemilah Sampah

Meski demikian, ia tidak memungkiri masih ada persoalan dalam mengimplementasikan gerakan pilah sampah ini. Pramono mencontohkan adanya permasalahan pengelolaan sampah yang dilakukan oleh pihak swasta akhir-akhir ini.

Pihak swasta tersebut mengumpulkan sampah dari sektor usaha hotel, restoran, dan kafe (Horeka) dan memungut biaya atas jasanya. Namun dalam pengelolaannya, mereka membuang sampah di lokasi yang tak berizin sehingga menimbulkan masalah lingkungan.

Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan sanksi kepada para perusahaan swasta tersebut berupa pemberian denda administratif sebesar Rp5 juta. Jika mereka masih mengulangi kesalahannya, maka Pemprov DKI akan memutuskan izin usahanya.

"Sekarang saya minta yang seperti ini diumumkan kepada publik nama perusahaannya, dapat sampahnya dari mana, kenapa dibuang ke sana, dan sebagainya," kata Pramono.

Lebih lanjut, Pramono juga menyampaikan, implementasi gerakan pilah sampah ini didukung dengan penyediaan fasilitas yang semakin lengkap.

Pramono mencatat, saat ini terdapat 2.247 unit bank sampah di berbagai wilayah di Jakarta. Tak hanya itu, Pemprov DKI juga memiliki 31 TPS 3R dengan kapasitas produksi antara 100 hingga 150 ton per hari.

"Penanganan sampah di Jakarta yang dulu tidak terbayangkan bahwa setiap hari bagaimana menangani 9.000 ton sampah di Jakarta ini, alhamdulillah sekarang ini bisa tertangani menjadi lebih baik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye7003 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5763 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye4501 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2181 personFakhrizal Fakhri
  5. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2100 personDessy Suciati