You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
JAFEX 2026, DPRD Dorong Kolaborasi Pemprov DKI dan Swasta Optimalkan Aset
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

JAFEX 2026, DPRD Dorong Kolaborasi Pemprov DKI dan Swasta Optimalkan Aset

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani menilai, keberhasilan Jakarta Asset Forum & Expo (JAFEX) 2026 dapat diukur dari dua indikator utama, yakni peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan masuknya investasi ke Jakarta.

"Tujuannya supaya masyarakat sejahtera,"

Dikatakan Rany, kepercayaan investor untuk menanamkan modal menjadi salah satu target utama penyelenggaraan JAFEX 2026. DPRD, lanjutnya, mendukung penerapan skema creative financing untuk memperkuat pembiayaan pembangunan di ibu kota.

"Keberhasilannya dua-duanya sangat jadi poin penting. Dengan peningkatan PAD, juga dengan kepercayaan investor untuk menaruh investasinya di DKI Jakarta, itu juga jadi target utama dari JAFEX ini," ujar Rany, Selasa (11/8).

Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

Dikatakan Rany, pembangunan Jakarta membutuhkan biaya besar sehingga diperlukan kolaborasi. Menurutnya, peningkatan aktivitas ekonomi melalui investasi akan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Rany menambahkan bahwa kepastian hukum, kenyamanan, dan keamanan menjadi faktor penting untuk meyakinkan investor menanamkan modal di Jakarta. Ia berharap, kerja sama pemerintah dan swasta dapat memberikan manfaat optimal bagi kedua pihak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Kita tujuannya kan supaya masyarakat sejahtera, masyarakat terakomodir segala sesuatunya, dan itu yang pasti kita support," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wahyu Dewanto mendorong Pemprov DKI lebih terbuka dalam menawarkan aset daerah kepada pihak swasta. Pasalnya, Jakarta memiliki aset bernilai hingga ratusan triliun rupiah yang dapat dioptimalkan melalui kolaborasi dan creative financing.

"Sudah saatnya Pemda membuka diri. Dari dinas apa, dari BUMD apa, apa yang ditawarkan, ini satu dengan pola kolaborasi, keterbukaan, dan creative financing," kata Wahyu.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung membuka JAFEX 2026 di The St. Regis Jakarta. Kegiatan tersebut digelar untuk mendorong optimalisasi pemanfaatan aset daerah sebagai penggerak ekonomi, pencipta nilai jangka panjang, sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Dalam upaya transformasi Jakarta menuju kota global, Pemprov DKI juga melakukan sertifikasi aset secara masif yang telah mencatatkan rekor MURI melalui 4.482 sertifikat dengan luas 667 hektare dan nilai aset mencapai Rp126,9 triliun.

Dalam JAFEX 2026, Pemprov DKI menawarkan 41 aset potensial dari 13 SKPD dengan nilai rencana investasi sekitar Rp13,1 triliun.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3350 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2237 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye985 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye871 personDessy Suciati
  5. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye853 personAldi Geri Lumban Tobing