You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Walikota jaksel syafrin liputo tinjau embung tiyo
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Pembangunan Tiga Embung di Jagakarsa Rampung

Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo bersama jajaran Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan meninjau tiga embung di Kecamatan Jagakarsa yang sudah rampung dibangun.

"Tidak tergenang lagi"

Ketiga embung tersebut meliputi Embung Pemuda I, Embung Lapangan Merah, dan Embung Jagakarsa. Ketiganya difungsikan sebagai kolam retensi untuk menampung limpasan air hujan sekaligus meminimalkan risiko genangan di permukiman warga sekitar.

Pram Resmikan Kantor Kecamatan Kebayoran Baru dan Dua Embung

Syafrin mengatakan, keberadaan embung tersebut telah memberikan dampak positif dalam mengurangi genangan di sejumlah wilayah yang sebelumnya rawan terdampak limpasan air hujan.

"Area yang sudah ditetapkan sesuai perencanaan berfungsi dengan baik. Contohnya, di Embung Pemuda, sebelumnya ada tiga RW yang sering tergenang air, tetapi kini sudah tidak tergenang lagi. Begitu pula warga di sekitar Embung Lapangan Merah yang turut merasakan dampaknya," ujarnya, Selasa (18/8).

Syafrin menjelaskan, selain berfungsi sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir, kawasan embung juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang aktivitas warga. 

"Fasilitas tersebut antara lain jalur joging, taman bermain anak, dan shelter," terangnya.

Syafrin meminta Suku Dinas SDA Jakarta Selatan memastikan pemeliharaan aset dilakukan secara rutin, terutama pengawasan terhadap pengerukan sedimen lumpur. Langkah tersebut penting untuk menjaga kapasitas tampung embung tetap optimal.

"Aset yang sudah dibangun ini harus tetap dirawat dan dipelihara. Pengerukan sedimen harus diperhatikan agar saat terjadi hujan ekstrem, target kapasitas embung tetap optimal menampung air dan kawasan sekitar terselamatkan dari genangan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan, Santo memaparkan, pengerjaan fisik ketiga embung tersebut sudah rampung 100 persen. 

Ia menuturkan, peninjauan lapangan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap proyek infrastruktur sumber daya air, baik yang telah selesai maupun yang masih dalam tahap pengerjaan.

"Terkait arahan pemeliharaan berkala, kami akan memastikan pengerukan sedimen dilakukan secara rutin agar waduk dapat menampung debit air secara maksimal saat hujan turun," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5482 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1937 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1912 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1869 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1684 personAnita Karyati