BPPBJ DKI Perkuat Kompetensi 77 Pejabat Pengadaan
Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa (BPPBJ) Provinsi DKI Jakarta menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk ‘Penguatan Kompetensi dan Konsistensi Pejabat Pengadaan dalam Pelaksanaan Pengadaan Langsung’ pada 19-20 Agustus 2026.
"menjaga kualitas pelaksanaan pengadaan,"
Kegiatan yang berlangsung di Kantor BPPBJ, kompleks Balai Kota DKI Jakarta ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi Pejabat Pengadaan dalam melaksanakan proses Pengadaan Langsung.
Kegiatan tersebut diikuti 77 Pejabat Pengadaan yang merupakan Pejabat Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
BPPBJ DKI Gelar Diskusi Publik Internalisasi Budaya AntikorupsiKepala BPPBJ Provinsi DKI Jakarta, I Dewa Gede Soni Aryawan mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi forum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat pemahaman Pejabat Pengadaan melalui berbagai lesson learned dari pelaksanaan Pengadaan Langsung.
"Pengalaman dan permasalahan yang pernah ditemui dalam praktik dibahas bersama sebagai bahan pembelajaran, sehingga peserta memiliki kerangka pemahaman dan analisis yang lebih selaras dalam menghadapi kondisi atau permasalahan sejenis," ujarnya, Kamis (20/8).
Soni menyampaikan, selain memperkuat pemahaman regulasi, pembahasan dalam Bimtek mencakup penerapan ketentuan dalam praktik, mulai dari dinamika evaluasi, negosiasi, dokumentasi, penggunaan sistem elektronik hingga pengambilan keputusan dalam pelaksanaan Pengadaan Langsung.
Menurutnya, BPPBJ DKI Jakarta juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan dan kebutuhan pengembangan kompetensi Pejabat Pengadaan.
"Hasil identifikasi selanjutnya dapat menjadi bahan dalam penyusunan program pembinaan, konsultasi, dan advokasi pengadaan," katanya.
Ia menegaskan, Bimtek ini menjadi penting mengingat proses pengadaan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pemerintah, tetapi juga menuntut ketepatan dalam setiap tahapan dan keputusan.
"Melalui pemahaman yang seragam dan kemampuan menganalisis persoalan secara profesional menjadi salah satu kunci untuk menjaga kualitas pelaksanaan pengadaan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta," ucapnya.
Soni berharap Pejabat Pengadaan semakin profesional dalam menjalankan tugasnya melalui penguatan kompetensi tersebut.
"Konsistensi dalam menerapkan ketentuan diharapkan turut mendorong pelaksanaan Pengadaan Langsung yang lebih akuntabel, tertib administrasi, konsisten, serta dapat dipertanggungjawabkan," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksanaan Bimtek yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Advokasi dan Pembinaan Pengadaan BPPBJ Provinsi DKI Jakarta, Made Widhi Adnyana Surya Pratita menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pengembangan kompetensi Pejabat Pengadaan, terutama dalam memperkuat pemahaman serta konsistensi penerapan ketentuan Pengadaan Langsung.
Ia menilai, Pejabat Pengadaan tidak cukup hanya memahami regulasi, tapi juga dituntut mampu menerapkan ketentuan tersebut ketika menghadapi berbagai kondisi konkret dalam proses pengadaan yang membutuhkan analisis dan professional judgment.
"Perbedaan pemahaman dalam menghadapi kondisi yang serupa dapat menimbulkan ketidakkonsistenan dalam proses maupun pengambilan keputusan," ungkapnya.
Ia menambahkan, melalui Bimtek tersebut peserta mendapatkan ruang untuk membahas berbagai persoalan yang ditemukan dalam praktik Pengadaan Langsung.
"Pengalaman dan permasalahan yang pernah dihadapi menjadi bahan pembelajaran bersama agar terdapat kerangka pemahaman dan analisis yang lebih selaras," tandasnya.