You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260820 WA0083
photo Fakhrizal Fakhri - Beritajakarta.id

Pengaduan Warga Jadi Sensor Sosial

Aduan masyarakat dinilai tidak hanya dipandang sebagai keluhan. Lebih dari itu, aduan masyarakat justru dapat menjadi sensor sosial untuk mengindentifikasi persoalan sekaligus mendorong lahirnya solusi.

"sebagai sensor sosial,"

Hal tersebut disampaikan Ketua RT 08/04, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur saat menghadiri JAKI & Fellowship Cities Forum (JFCF) 2026 di Balai Kota DKI Jakarta.

"Jangan marahi warga kita yang cerewet. Jangan menganggap komplain itu sesuatu yang tabu. Jadikan pengaduan warga sebagai sensor sosial," ujar Taufiq, Jumat (21/8).

JAKI & Fellowship Cities Forum 2026 Perkuat Layanan Publik Digital

Taufiq mengatakan, komunikasi melalui WhatsApp masih menjadi salah satu kanal tercepat bagi warga RT 08 untuk menyampaikan persoalan. Namun, setiap aduan tidak berhenti pada penyampaian keluhan, melainkan ditindaklanjuti menjadi gerakan dan solusi di tingkat lingkungan.

Sejumlah inovasi pun dikembangkan, di antaranya RT Online untuk meningkatkan transparansi anggaran dan komunikasi warga, sistem pengaduan berbasis QR code, hingga pemanfaatan gang sempit sebagai ruang edukasi lingkungan.

Menurut Taufiq, transformasi digital juga harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Salah satunya melalui pengolahan sampah organik menggunakan maggot. Hasil pengolahan dimanfaatkan sebagai pakan ikan dan ayam, sedangkan limbahnya diolah kembali menjadi kompos.

"Masalah ini bukan di pusat, tetapi ada di akar. Selama RT belum naik kelas, negara akan terus terbebani," katanya.

Taufiq juga mendorong generasi muda terlibat dalam pengelolaan pengaduan dan pengembangan inovasi di lingkungan. Menurutnya, teknologi harus dimanfaatkan untuk menciptakan perubahan nyata, bukan sekadar mendukung aktivitas di media sosial.

Ia menegaskan, perubahan besar dapat dimulai dari lingkungan terkecil. Jika setiap RT mampu bergerak dan mengembangkan solusi sesuai persoalan di wilayahnya, beban pemerintah dalam menangani berbagai persoalan masyarakat juga dapat berkurang.

"Indonesia bisa menjadi besar bukan dari gedung tinggi, tetapi dari lingkungan yang dijaga. Pengaduan masyarakat jangan dianggap tabu. Masalah harus dihadapi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

    access_time27-09-2026 remove_red_eye1316 personTiyo Surya Sakti
  2. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1284 personFakhrizal Fakhri
  3. Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

    access_time28-09-2026 remove_red_eye1269 personAnita Karyati
  4. Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1133 personFolmer
  5. Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

    access_time25-09-2026 remove_red_eye1010 personNurito