Pramono Pastikan Jembatan di Tegal Alur Bakal Dibangun Permanen
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun kembali jembatan di Tegal Alur, Jakarta Barat, secara permanen setelah pengerjaan pengerukan saluran rampung.
"jembatan kayu akan kita selesaikan menjadi jembatan konkret,"
Jembatan tersebut dibongkar oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat untuk akses dan mobilisasi alat berat dalam rangka pengendalian banjir di wilayah tersebut.
"Kenapa dilakukan pembongkaran oleh Dinas Sumber Daya Air? Karena memang di tempat itu dulunya ada alat yang kemudian harus melakukan pengerukan," ujar Pramono di RS Tria Dipa, Jakarta Selatan, Jumat (28/8).
Pembangunan Saluran dan Peninggian Jalan Muchtar Raya RampungSayangnya, pengerjaan proyek pengerukan tersebut terhambat karena adanya pencurian suku cadang alat berat yang digunakan dan juga vandalisme. Sedangkan suku cadang penggantinya saat ini sedang dalam proses menunggu ketersediaan.
Gubernur Pramono pun menyayangkan aksi tersebut sehingga berdampak pada penyelesaian pengerjaan proyek.
"Tetapi yang menyedihkan adalah alat itu dilakukan vandalisme, dilakukan pencurian sehingga ada sparepart-nya atau suku cadangnya yang diambil sehingga alat itu tidak bisa beroperasi," jelasnya.
Karena itu, ia meminta Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta agar tetap melanjutkan pengerjaan pengerukan. Setelah rampung, Pemprov DKI akan membangun kembali jembatan secara permanen agar tidak membahayakan masyarakat.
"Nanti kalau pengerjaan Sumber Daya Air sudah selesai, maka yang jembatan kayu akan kita selesaikan menjadi jembatan konkret karena memang kalau kayu itu membahayakan bagi masyarakat," tandas Pramono.