Dinas LH DKI Gercep Tangani Sampah Pasca-Aksi Penyampaian Pendapat
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bergerak cepat (gercep) tangani kebersihan pasca-aksi penyampaian pendapat di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (27/8).
"perlu menjadi perhatian bersama,"
Langkah ini dilakukan untuk memastikan ruang publik kembali bersih, aman, nyaman, dan dapat digunakan masyarakat secara normal.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin mengatakan, sebanyak 120 petugas kebersihan dari wilayah Jakarta Pusat dikerahkan setelah kegiatan berakhir dan kondisi di lapangan memungkinkan.
Pramono Bolehkan Aksi Unjuk Rasa Asal Tak Anarkis dan Merusak“Para petugas kebersihan langsung bergerak memulihkan kondisi kawasan di sepanjang Jalan Asia Afrika, Jalan Gerbang Pemuda, dan sekitarnya. Ini dilakukan agar sampah tidak mengganggu lalu lintas, pejalan kaki, maupun aktivitas masyarakat,” ujarnya, Jumat (28/8).
Ia menyampaikan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengerahkan delapan unit truk pengangkut sampah anorganik, tiga unit truk mini, dan delapan unit penyapu jalan untuk mempercepat proses pembersihan dan pengangkutan sampah.
Personel dan armada ditempatkan di sejumlah titik terdampak agar penanganan berlangsung cepat, efektif, dan menyeluruh. Meski demikian, Dudi menegaskan bahwa keselamatan petugas tetap menjadi perhatian utama selama proses pembersihan.
“Estimasi volume sampah yang ditangani mencapai sekitar 160 meter kubik atau setara 35,24 ton. Sampah berasal dari kawasan depan Gedung DPR/MPR serta ruas jalan dan ruang publik di sekitarnya yang terdampak kegiatan massa,” katanya.
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengapresiasi para petugas yang bekerja cepat di lapangan untuk memulihkan kebersihan kawasan.
Upaya ini merupakan bagian dari pelayanan publik yang terus berjalan untuk memastikan ruang publik dapat kembali digunakan masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan fasilitas dan ruang publik.
“Kami mengajak seluruh masyarakat yang menggunakan ruang publik untuk bersama-sama menjaga kebersihan. Penyampaian aspirasi dan berbagai kegiatan masyarakat merupakan bagian dari dinamika kota. Namun, kebersihan ruang publik juga perlu menjadi perhatian bersama,” tandasnya.