You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengaduan Lewat Qlue di Grogol Minim
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Pengurus RT/RW Wajib Laporkan Lingkungannya Lewat Qlue

Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede menginstruksikan seluruh pengurus RT/RW di wilayahnya melaporkan kondisi lingkungannya melalui aplikasi Qlue. Di Jakarta Pusat tercatat ada 4.614 RT dan 390 RW.

Kita imbau setiap pengurus RT/RW menyampaikan laporan wilayahnya melalui Qlue

Mangara mengatakan, laporan yang diberikan meliputi berbagai hal lengkap dengan foto kondisi di lapangan. Sehingga diharapkan setiap laporan yang masuk dapat diatasi dengan cepat.

"Kita imbau setiap pengurus RT/RW menyampaikan laporan wilayahnya melalui Qlue. Minimal sehari tiga kali melaporkannya," ujar Mangara, usai memimpin rapat pimpinan (rapim) di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Selasa (8/9).

Pengaduan Lewat Qlue di Grogol Minim

Mangara mengaku, selama ini laporan Qlue dari masyarakat sudah cukup banyak. Hanya saja belum pernah ada yang menyebutkan langsung dari pengurus RT/RW. Harusnya dalam laporan tersebut, pelapor menyebut identitasnya sebagai pengurus RT/RW.

Menurut Mangara, laporan yang disampaikan bisa apa saja, yang terpenting menyangkut kondisi lapangan. Misalnya jalan rusak, saluran air tersumbat, tumpukan sampah, lampu padam dan sebagainya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29618 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11691 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye4943 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye4026 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1803 personAldi Geri Lumban Tobing