You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ppkukm Kerja Sama Ekonomi Jakarta–Guangdong gery ist
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Jakarta-Guangdong Bahas Potensi Penguatan Kerja Sama Ekonomi

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mendampingi Menteri UMKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman dalam pertemuan dengan Gubernur Provinsi Guangdong, Meng Fanli, di Guangzhou, Tiongkok.

"kemitraan yang saling menguntungkan,"

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Asian Trade, Tourism, and Economics Council (ATTEC) Budihardjo Iduansjah, serta para delegasi bisnis dan jajaran eksekutif.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dan membuka peluang kerja sama ekonomi antara Indonesia, khususnya Jakarta, dengan Provinsi Guangdong sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan perdagangan utama di Tiongkok.

Dinas PPKUKM Siapkan UKM Binaan Hadapi Persaingan Pasar Global

Dalam kesempatan tersebut, dibahas pula berbagai potensi kolaborasi yang dapat memberikan manfaat konkret bagi pengembangan ekonomi, perdagangan, dunia usaha, serta penguatan kapasitas pelaku UMKM.

Ratu mengatakan, bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hubungan dengan Guangdong memiliki arti strategis dalam mendorong perluasan akses pasar dan jejaring bisnis internasional bagi pelaku usaha Jakarta.

“Kolaborasi antardaerah diharapkan dapat membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan, teknologi, pengalaman pengelolaan sektor usaha, serta peluang investasi dan kemitraan yang saling menguntungkan,” ujarnya, Jumat (4/9).

Ia menyampaikan, selain penguatan kerja sama ekonomi dan UMKM, pertemuan juga menjadi bagian dari penjajakan kolaborasi di bidang pengelolaan infrastruktur perkotaan, khususnya sektor air.

Ratu menjelaskan, Jakarta saat ini tengah memasuki fase transformasi pengelolaan air perkotaan, dengan pengelolaan air dan pengendalian banjir menjadi salah satu agenda transformasi utama Jakarta.

Dalam konteks tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melihat peluang kerja sama berbasis transfer teknologi dan pengetahuan, antara lain dalam modernisasi layanan air, penerapan smart metering, peningkatan kualitas dan keandalan layanan, serta upaya menekan non-revenue water (NRW) atau kehilangan air.

“Keterhubungan Jakarta dengan mitra internasional seperti Guangdong diharapkan tidak berhenti pada pertemuan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama yang konkret dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta dunia usaha,” tuturnya.

Ia berharap, ke depan penjajakan kerja sama dapat dilanjutkan melalui pembahasan teknis antarpihak, termasuk antara BUMD air Jakarta dan Guangzhou Water Group, sebagai langkah awal untuk mengeksplorasi peluang pertukaran pengetahuan dan kolaborasi di lapangan.

“Jakarta terbuka terhadap kolaborasi yang dapat memperkuat kapasitas, teknologi, dan daya saing. Yang paling penting adalah bagaimana hubungan ini dapat diterjemahkan menjadi kerja sama konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat Jakarta dan pelaku usaha,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

    access_time27-09-2026 remove_red_eye1389 personTiyo Surya Sakti
  2. Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

    access_time28-09-2026 remove_red_eye1374 personAnita Karyati
  3. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1359 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1225 personFolmer
  5. Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

    access_time25-09-2026 remove_red_eye1086 personNurito