Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pelaksanaan HBKB Dipercepat
Guna mengantisipasi dampak sebaran abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap kesehatan masyarakat, Dinas Perhubungan DKI Jakarta mempercepat waktu pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), Minggu (6/9), dari pukul 10.00 menjadi pukul 09.00.
Melindungi masyarakat dari potensi paparan abu vulkanik,
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, keputusan mempercepat pelaksanaan HBKB hari ini mempertimbangkan prioritas keselamatan dan kesehatan masyarakat.
“Setelah kegiatan Amarta Run dan ASN Run selesai pukul 09.00, rangkaian HBKB langsung kami akhiri. Langkah ini merupakan upaya antisipatif untuk melindungi masyarakat dari potensi paparan abu vulkanik,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin
Shuttle Transjakarta HBKB Ancol Makin Permudah Akses MasyarakatSelain mempercepat berakhirnya HBKB, jelas Budi, jajarannya di lapangan juga membagikan masker kepada masyarakat.
"Kami juga mengimbau warga untuk segera kembali ke rumah serta tidak melanjutkan aktivitas di luar ruangan," ucapnya.
Budi juga meminta agar warga tetap tenang dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar ruangan, serta mengikuti informasi resmi terkait perkembangan kondisi abu vulkanik dan kualitas udara.
“Kami mengajak masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, guna mengantisipasi dampak abu vulkani terhadap kesehatan,” tandasnya.