You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260909 WA0082
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

20 Pelaku UP2K Jaksel Ikuti Kurasi Produk

Sebanyak 20 pelaku Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) binaan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jakarta Selatan mengikuti kurasi produk di Ruang Dirgantara, Kantor Wali Kota setempat.

"Produk-produk unggulan"

Ketua TP PKK Jakarta Selatan, Azizah Syafrin mengatakan, kurasi ini menjadi bagian dari upaya menyeleksi sekaligus meningkatkan kualitas produk unggulan karya kader PKK dari 10 kecamatan di Jakarta Selatan agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas. 

18 Produk UKM Binaan TP PKK Jakpus Ikut Kurasi UP2K

Ia menuturkan, pelaksanaan kurasi juga dilakukan sebagai persiapan untuk mengikuti Bazar Balai Kota DKI Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Oktober mendatang.

"Melalui UP2K, kader PKK diharapkan bisa mandiri, kreatif, dan produktif. Kami berharap setelah dikurasi di tingkat kota, produk-produk unggulan Jakarta Selatan di bidang kuliner, fesyen, hingga kerajinan tangan ini dapat lolos untuk dibawa ke tingkat provinsi," ujarnya, Rabu (9/9).

Azizah menyampaikan apresiasi kepada tim kurator, TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan, serta pengurus Pokja II yang terus memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UP2K hingga tingkat kelurahan.

"Semoga nantinya produk-produk unggulan ini semakin dikenal masyarakat, sehingga peningkatan ekonomi keluarga semakin terjamin," terangnya.

Sementara itu, Ketua Bidang II Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Dwi Marjoko memaparkan, proses kurasi tidak bertujuan mencari kesalahan pelaku usaha. 

"Sebaliknya, kurasi ini difokuskan pada pembinaan sekaligus peningkatan kualitas produk agar semakin siap bersaing di pasar," ungkapnya.

Ia menjelaskan, terdapat tiga aspek utama yang menjadi penilaian tim kurator. Pertama, kualitas dan konsistensi produk yang mencakup rasa, keawetan, serta tingkat higienitas.

Kedua, aspek kemasan yang dinilai dari sisi daya tarik dan kelengkapan informasi. Ketiga, legalitas dan perizinan usaha, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat produksi pangan industri rumah tangga (P-IRT), hingga sertifikasi halal.

"Pelaku usaha yang lolos kurasi nantinya tidak langsung diterjunkan ke bazar, tetapi akan diberikan pelatihan terlebih dahulu untuk memantapkan aspek yang masih perlu disempurnakan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

    access_time07-09-2026 remove_red_eye7214 personDessy Suciati
  2. Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

    access_time04-09-2026 remove_red_eye2798 personFakhrizal Fakhri
  3. Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

    access_time08-09-2026 remove_red_eye2110 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

    access_time06-09-2026 remove_red_eye2093 personNurito
  5. Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

    access_time06-09-2026 remove_red_eye1886 personBudhi Firmansyah Surapati