You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Beasiswa kuliah lpdp rezap2
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Beasiswa LPDP Diminta Disesuaikan Kebutuhan Tenaga Kerja Jakarta

Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta meminta pengembangan program beasiswa S2 dan S3 melalui skema LPDP DKI Jakarta disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja di ibu kota.

"Insya Allah enggak ada masalah,"

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta M. Subki mengatakan, program beasiswa tersebut harus dirancang secara tepat agar lulusan yang dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di Jakarta. Salah satu bidang yang dinilai perlu menjadi prioritas adalah pendidikan dokter spesialis dan subspesialis.

Rano Motivasi Penerima Beasiswa LPDP Mengabdi untuk Negeri

"Kan sayang kalau mereka LPDP di luar negeri ambil jurusan yang tidak terlalu kita butuhkan. Maka kita minta ke Pemda untuk dicek dulu kira-kira kita kebutuhannya apa. Kalau dokter spesialis, maka itu kemudian yang jadi prioritas," ujar Subki dalam rapat pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026, Kamis (10/9).

Subki mendukung rencana Pemprov DKI Jakarta mengembangkan beasiswa S2 dan S3 melalui skema LPDP. Namun, program tersebut diharapkan tidak sekadar memberikan bantuan pendidikan, melainkan memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan Jakarta.

Menurut Subki, Komisi E telah menetapkan plafon anggaran sebesar Rp100 miliar untuk 50 penerima beasiswa program LPDP tahun depan. "Sudah ketok. Plafonnya sudah, tinggal nanti di Banggar seperti apa. Insya Allah enggak ada masalah," katanya.

Ia menyebut, pendaftaran program LPDP juga ditargetkan dibuka pada September 2027 mendatang. "September, tapi enggak tahu ya sudah mulai belum," ucapnya.

Di sisi lain, Subki memastikan, anggaran Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tidak mengalami pengurangan dalam pembahasan anggaran. Sementara itu, proses pendataan ulang terhadap sekitar 28 ribu penerima KJP masih berlangsung.

Subki meminta, program bantuan pendidikan yang telah berjalan tetap dipertahankan agar tidak mengganggu keberlanjutan pendidikan para penerima. "KJMU, KJP kita tetap minta dipertahankan," tegasnya.

Ia juga memastikan mahasiswa yang saat ini menerima KJMU tetap mendapatkan bantuan hingga menyelesaikan pendidikan sepanjang memenuhi persyaratan, termasuk memiliki indeks prestasi (IP) minimal 2.

"Yang sekarang dapat KJMU, Insya Allah sampai selesai tetap dapat KJMU," ujar Subki.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5502 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1958 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1932 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1911 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1710 personAnita Karyati