You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Konstruksi Ruang Multifungsi dan Entre Baru Stasiun Bundaran HI gery ist
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Konstruksi Ruang Multifungsi dan Entre Baru Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta Capai 23,52 Persen

Sejak Februari hingga Agustus kemarin, progres pembangunan kontruksi ruang multifungsi (extended concourse) dan entre baru Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta, telah mencapai 23,52 persen.

Penyelesaiannya ditargetkan pada pertengahan 2027

Sejumlah pekerjaan utama, seperti prebooring pada muara 1 dan 2, pemancangan SPP untuk persiapan pekerjaan open cut, terus dilanjutkan.

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo mengatakan, pembangunan ruang multifungsi dan entre baru ini merupakan bagian dari persiapan potensi peningkatan jumlah pelanggan saat operasional fase 2A mendatang.

MRT Jakarta Bakal Kembangkan Konsep Placemaking di Kota Tua

Ia menyampaikan, penambahan ini juga merupakan bagian dari pengembangan sirkulasi bawah tanah serta membuka potensi interkoneksi dengan area komersial.

“Lebih jauh lagi, akan menghadirkan tidak kurang dari 4.400 meter persegi ruang yang dapat digunakan sebagai area ritel, layanan, dan kemitraan sesuai kebutuhan pelanggan,” ungkapnya, Kamis (10/9).

Rendy menjelaskan, dalam perencanaannya, ruang multifungsi dan tambahan tiga entre baru akan dibangun, yaitu dua entre di sisi barat stasiun dan satu entre di sisi timur stasiun.

Dua entre dilengkapi dengan tangga dan eskalator sedangkan satu entre dengan elevator menuju ke area pejalan kaki di sisi kiri dan kanan jalan Jalan M.H. Thamrin.

Ia mengatakan, area ini nantinya akan dapat diakses melalui lift yang ada di Halte Transjakarta Bundaran HI Astra. Selain itu ruang multifungsi dan entre baru, juga akan dibangun suar penyejuk dan ventilasi (cooling and ventilation tower). 

“Penyelesaiannya ditargetkan pada pertengahan 2027 mendatang,” ucapnya.

Rendy menyampaikan, pengembangan ini bertujuan agar Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta dapat menjadi pusat kawasan berorientasi transit yang mengusung interkoneksi dengan bangunan di sekitarnya, sesuai dengan prinsip transit-oriented development yang diusung PT MRT Jakarta (Perseroda).

Ia menjelaskan, Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta yang kedalamannya mencapai sekitar 18 meter di bawah permukaan tanah ini merupakan salah satu stasiun tersibuk di fase 1 lin utara selatan dengan rata-rata pelanggan mencapai sekitar 450--500 ribu pelanggan setiap bulan.

Jumlah yang diprediksi akan terus meningkat apabila fase 2A lin utara selatan segmen 1 Bundaran HI—Monas mulai beroperasi. 

“Pembangunan ruang multifungsi dan entre baru ini sebagai persiapan operasional fase 2A segmen 1 hingga Monas yang ditargetkan pada akhir 2027 dan hingga Kota pada akhir 2029,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

    access_time07-09-2026 remove_red_eye7474 personDessy Suciati
  2. Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

    access_time04-09-2026 remove_red_eye2914 personFakhrizal Fakhri
  3. Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

    access_time08-09-2026 remove_red_eye2761 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

    access_time06-09-2026 remove_red_eye2196 personNurito
  5. Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

    access_time06-09-2026 remove_red_eye1995 personBudhi Firmansyah Surapati