You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260915 WA0070
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Warga Marunda Manfaatkan Layanan Gratis Digitalisasi Arsip Keluarga

Sebanyak 30 warga Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing memanfaatkan Layanan Digitalisasi Arsip Keluarga (Lasiga) gratis yang diadakan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Sudin Pusip) Jakarta Utara secara jemput bola di kantor kelurahan setempat.

"Pentingnya menjaga arsip keluarga"

Kepala Seksi Kearsipan Sudin Pusip Jakarta Utara, Etty Sufianti mengatakan, Lasiga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga dan mengelola arsip keluarga. Layanan tersebut sekaligus membekali warga agar mampu melakukan digitalisasi arsip secara mandiri.

Bimtek Pengelolaan Arsip Aktif di Jakut Diikuti 125 Peserta

"Hari ini kami memberikan sosialisasi tentang pentingnya menjaga arsip keluarga sekaligus layanan alih media arsip. Semoga masyarakat semakin dapat memahami cara mengamankan arsip penting secara digital," ujarnya, Selasa (15/9).

Etty menjelaskan, layanan tersebut memberikan kemudahan bagi warga untuk mengamankan berbagai dokumen penting keluarga melalui proses alih media atau digitalisasi. 

"Dokumen yang dapat dilakukan digitalisasi antara lain Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), sertifikat tanah, serta dokumen penting lainnya," terangnya.

Menurutnya, dalam layanan tersebut Sudin Pusip Jakarta Utara mengerahkan dua tenaga arsiparis secara bergantian untuk memberikan edukasi sekaligus membantu proses digitalisasi dokumen warga.

"Warga juga kami fasilitasi perangkat pemindai (scanner) dan bagikan flashdisk sebagai media penyimpanan awal," ungkapnya.

Etty menuturkan, program Lasiga tahun ini ditargetkan menyasar sekitar 20 lokasi. Namun, lokasi pelaksanaan dapat disesuaikan dengan kebutuhan, termasuk apabila terdapat permintaan mendesak dari pihak kelurahan maupun masyarakat.

"Prinsipnya jemput bola. Kalau ada kelurahan yang membutuhkan atau ada permintaan mendesak dari masyarakat, lokasi dapat kami alihkan," ucapnya.

Ia menegaskan, keamanan dan kerahasiaan dokumen menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan layanan tersebut. Setelah proses digitalisasi selesai, data warga tidak disimpan oleh petugas dan langsung dihapus dari perangkat yang digunakan.

"Data masyarakat tidak kami simpan. Setelah selesai dipindai dan diserahkan kepada warga, data yang ada di perangkat kami langsung dihapus," imbuhnya.

Etty mengajak masyarakat tidak menunggu hingga arsip rusak, hilang, atau sulit ditemukan untuk mulai melakukan digitalisasi dokumen penting keluarga.

"Kami mengimbau masyarakat mulai mengamankan arsip penting keluarga sejak sekarang. Simpan dokumen fisik dengan baik dan buat salinan digital agar lebih mudah diakses ketika sewaktu-waktu dibutuhkan," ajaknya.

Sementara itu, Lurah Marunda, Victor Hotma Parulian Deo menyambut baik pelaksanaan Lasiga karena pengelolaan arsip secara tertib penting tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga mendukung kebutuhan administrasi di tingkat kelurahan.

Ia menginginkan, layanan tersebut dapat meningkatkan kesadaran warga untuk lebih tertib dalam mengelola dan menyimpan berbagai dokumen keluarga.

"Kami sangat mendukung karena arsip merupakan dokumen penting yang sewaktu-waktu dibutuhkan. Kami juga sudah mengingatkan semua pegawai hingga kader agar menyimpan arsip dengan baik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5499 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1955 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1928 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1906 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1706 personAnita Karyati