Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengajak masyarakat melakukan aksi pemadaman lampu serentak selama 60 menit atau mulai pukul 20.30-21.30 WIB pada Sabtu (19/9) dalam rangka membangun kebiasaan hemat energi.
"Setiap orang dapat mengambil peran,"
Kegiatan di sejumlah titik dan gedung di Jakarta ini menjadi bagian dari Hari Ozon Sedunia yang diperingati setiap 16 September, sekaligus mengajak warga mengambil peran dalam menjaga lingkungan.
Pemadaman lampu akan dilakukan di sejumlah ruas jalan protokol dan arteri serta berbagai ikon Jakarta, antara lain Monumen Nasional (Monas), Patung Arjuna Wiwaha, Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Patung Pahlawan, Patung Jenderal Sudirman, dan kawasan Balai Kota DKI Jakarta.
Aksi Pemadaman Lampu di Jakarta Berhasil Kurangi Emisi KarbonKepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Dudi Gardesi mengatakan, aksi ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, termasuk menggunakan listrik secara bijak.
“Melalui aksi satu jam ini, kami mengajak masyarakat membawa semangat hemat energi ke dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang dapat mengambil peran, baik di rumah, di tempat kerja, maupun di tempat usaha. Langkah sederhana yang dilakukan bersama dan secara konsisten akan memberikan manfaat yang lebih besar,” ujarnya, Sabtu (19/9).
Ia menyampaikan, aksi serupa pada Sabtu (13/6), dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, mencatat penghematan listrik sebesar 75,18 MWh dengan efisiensi biaya Rp108.693.752. Penghematan tersebut juga menghasilkan estimasi pengurangan emisi sebesar 60,14 ton CO₂e.
Capaian itu menunjukkan bahwa keterlibatan pemerintah, pengelola gedung, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menghasilkan penghematan energi yang terukur. Pemprov DKI Jakarta berharap semangat kebersamaan tersebut terus tumbuh dan menjadi bagian dari keseharian warga.
“Dukungan masyarakat, pengelola gedung, dan pelaku usaha sangat berarti bagi gerakan ini. Mari membiasakan diri mematikan lampu dan peralatan elektronik ketika tidak digunakan. Dengan menggunakan energi sesuai kebutuhan, kita dapat menghemat biaya sekaligus ikut menjaga lingkungan Jakarta,” tandasnya.