You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dwi Rio Sambodo ketua pansus agraria ist
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Pansus Reforma Agraria Matangkan Penyerahan Sertifikat Tanah Warga

Panitia Khusus Reforma Agraria dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (Pansus RA-PTSL) DPRD DKI Jakarta mematangkan penuntasan dan penyerahan 8.093 sertifikat tanah residu PTSL kepada masyarakat.

"bagian dari menjaga kepercayaan masyarakat,"

Sertifikat tanah residu adalah sertifikat tanah hasil program PTSL yang penerbitannya sempat tertunda atau tertahan lantaran adanya kendala tertentu di lapangan.

Ketua Pansus RA-PTSL DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo mengatakan, penyerahan sertifikat akan dilakukan secara bertahap oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, selaku Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) DKI Jakarta.

Biro Dikmental Dukung Program Pensertifikatan Rumah Ibadah

"Totalnya berjumlah 8.093 sertifikat," ujar Rio, Sabtu (19/9).

Ia menjelaskan, pada tahap awal sebanyak 145 sertifikat akan diserahkan kepada warga dari sejumlah wilayah ibu kota. Sertifikat tersebut berasal dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kantor Pertanahan (Kantah).

Menurut Rio, Pemprov DKI telah mengalokasikan dana hibah untuk program PTSL sejak 2018. Sebab itu, koordinasi dengan BPN terus dilakukan agar proses legalisasi tanah warga berjalan cermat dan akurat.

"Rekan-rekan BPN akan melakukan upaya-upaya yang cermat dan hati-hati. Jadi betul-betul harus screen dan clean," katanya.

Selain menuntaskan PTSL, Pansus juga mendorong percepatan redistribusi tanah. Saat ini terdapat 28 titik yang diproyeksikan menjadi lokasi redistribusi bagi warga di kawasan kampung kota, di antaranya Kampung Kerapu dan Kampung Tongkol.

Dikatakan Rio, penetapan lokasi redistribusi dilakukan melalui kajian akademis, verifikasi, dan telaah ilmiah. Sejumlah lokasi juga ditargetkan dapat difinalisasi pada September ini.

"Rencananya akan kita dorong di Kampung Kerapu, Kampung Tongkol, dan beberapa titik lainnya untuk finalisasi di bulan September ini," terangnya.

Rio menegaskan, kepastian hukum atas kepemilikan tanah merupakan kebutuhan dasar warga Jakarta. Sehingga penuntasan reforma agraria perlu dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor guna menjaga kepercayaan masyarakat.

"Ini bagian dari menjaga kepercayaan masyarakat Jakarta, khususnya persoalan pertanahan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye7121 personDessy Suciati
  2. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye4811 personAnita Karyati
  3. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2480 personDessy Suciati
  4. Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

    access_time02-11-2026 remove_red_eye1930 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

    access_time29-10-2026 remove_red_eye1816 personFakhrizal Fakhri