You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
LRT ujicoba jati
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wa Ode Herlina mendorong penerapan tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai terjangkau dan terintegrasi dengan moda transportasi publik lain agar masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

"Jadi salah satu insentif,"

Menurut Wa Ode, beroperasinya LRT sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun dan waktu tempuh sekitar 28 menit harus diikuti konektivitas dengan Transjakarta, Mikrotrans, KRL, dan moda lainnya.

"Yang penting sekarang bukan hanya LRT-nya selesai, tetapi bagaimana LRT terhubung dengan Transjakarta, Mikrotrans, KRL, dan moda lainnya, sehingga masyarakat benar-benar mudah berpindah dari satu moda ke moda lain," ujar Wa Ode, Senin (21/9).

Legislator Dukung Pendanaan Alternatif Lanjutkan Pembangunan LRT Jakarta

Ia meminta, Mikrotrans sebagai feeder menuju stasiun LRT diperkuat, termasuk pengembangan Park and Ride di kawasan Manggarai. Menurutnya, fasilitas tersebut dapat menjadi insentif agar masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi publik.

"Kalau tarifnya dibuat terjangkau atau flat dan terintegrasi dengan perjalanan transportasi umum, ini bisa menjadi salah satu insentif agar masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi," katanya.

Lebih lanjut, Wa Ode menilai, besaran tarif integrasi juga perlu mempertimbangkan kemampuan masyarakat dan kebutuhan subsidi pelayanan publik (PSO), sehingga tetap terjangkau tanpa mengganggu keberlanjutan layanan.

Ia juga mendorong pengkajian keterlibatan Danantara dalam pembiayaan infrastruktur transportasi agar pembangunan dapat dipercepat tanpa membebani APBD secara berlebihan.

"Yang paling penting sekarang adalah integrasi. LRT, Transjakarta, Mikrotrans, KRL, dan moda lainnya harus terasa sebagai satu sistem bagi masyarakat, bukan berjalan sendiri-sendiri," tandasnya.

Sebelumnya, LRT Kelapa Gading-Manggarai resmi beroperasi setelah diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto pada Rabu (16/9). Proyek senilai Rp12,1 triliun tersebut didanai APBD DKI Jakarta dan dikerjakan PT Jakpro.

Pemprov DKI memberlakukan tarif khusus Rp8 selama delapan hari pertama, sebelum tarif flat sementara Rp5.000. Tarif resmi LRT akan diputuskan pada Oktober mendatang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye14278 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3175 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye2052 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1776 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pembangunan SPBU di Tiga Pulau Ditarget Segera Terealisasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1002 personAnita Karyati