Tim Verlap Benyamin S Sambangi Kebon Baru dan Menteng Dalam
Tim Verifikasi Lapangan (Verlap) Benyamin S Award Tahun 2026 menyambangi Kelurahan Kebon Baru dan Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.
"Fokus utama penilaian di sini meliputi aspek pemilahan sampah,"
Verifikasi lapangan dilakukan sebagai ajang evaluasi dan apresiasi dari Pemprov DKI Jakarta bagi kelurahan yang dinilai berdasarkan Bersih, Nyaman, Indah, dan Sejahtera (Benyamin S)
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Firmanuddin Ibrahim mengatakan, dari total 65 kelurahan di wilayahnya, penilaian ini diawali dari lima kelurahan besar terlebih dahulu. Kelima wilayah percontohan tersebut nantinya diproyeksikan untuk menjadi teladan bagi 60 kelurahan lainnya.
Lima Kelurahan di Jakbar Jalani Verlap Lomba Benyamin S Award 2026"Kebon Baru dan Menteng Dalam termasuk dari lima kelurahan yang terbaik, mereka dinilai telah melampaui standar yang ada. Proses peninjauan ini diharapkan mampu menjadi contoh serta stimulan positif bagi RW maupun kelurahan-kelurahan lain agar termotivasi untuk melakukan pembinaan serupa," ujarnya, Selasa (22/9).
Firmanuddin mengaku optimistis program penataan melalui lomba Kampung Benyamin S ini dapat membawa dampak yang sangat bermanfaat bagi masyarakat luas. Selain itu, inisiatif ini diyakini mampu mengangkat prestasi Jakarta Selatan menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi DKI Jakarta.
Ke depannya, Firmanuddin berharap, program ini tidak hanya berhenti pada wilayah percontohan saja, melainkan dapat menginspirasi seluruh kelurahan di wilayah Jakarta Selatan.
"Semangat penataan dan pembinaan lingkungan ini diharapkan mampu tertular dan diterapkan secara menyeluruh ke-60 kelurahan lainnya yang ada di kawasan Jakarta Selatan," ucapnya.
Tenaga ahli staf khusus Gubernur DKI Jakarta, Bidang Pembangunan dan Tata Kota yang juga Ketua Tim penilai lomba Benyamin S Award tahun 2026, Nadin Asmaranjani menjelaskan, Kelurahan Kebon Baru dan Kelurahan Menteng Dalam yang dikunjungi hari ini merupakan bagian dari 52 kelurahan yang masuk dalam nomine penilaian. Peninjauan ini turut didampingi oleh tim penilai yang akan bertugas pada tahap 10 besar finalis.
"Fokus utama penilaian di sini meliputi aspek pemilahan sampah serta kategori kesejahteraan masyarakat. Termasuk salah satu lokasi yang kami kunjungi adalah Rumah Batik Pal Batu yang menjadi suatu kebanggaan atas kegiatan mereka yang sangat bermanfaat bagi masyarakat," bebernya
Ia berharap, program-program yang telah berjalan, seperti pemilahan sampah, dapat diduplikasi dan diperluas ke lebih banyak RW di setiap kelurahan. Targetnya dalam satu tahun ke depan, setidaknya 50 persen RW dapat menerapkannya.
"Selain itu, kami minta pemanfaatan lahan secara maksimal dapat terus digalakkan dengan penuh semangat. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti sektor swasta melalui program CSR, pengembangan UMKM di Jakarta Selatan diharapkan mampu mendunia dan mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global," tandasnya.