Syafrin Pimpin Panen di Gandaria Utara
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo memimpin panem sayuran dan ikan di lahan tanam Kelompok Tani (Poktan) New Puspita Makmur, RW 09, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru.
"Ikan dan sayuran"
Syafrin mengatakan, pengembangan urban farming di Poktan New Puspita Makmur sudah menerapkan teknologi tepat guna yang efisien dan berpotensi dikembangkan di wilayah lain.
Kader PKK Setiabudi Panen Pakcoy di Rooftop Sekolah"Mereka sangat kompak sekali, para warga dikomandani Pak RW memanfaatkan lahan untuk mengembangkan budi daya ikan dan sayuran," ujarnya, Rabu (23/9).
Syafrin menjelaskan, salah satu inovasi yang diterapkan adalah sistem bioflok untuk budi daya ikan. Teknologi tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi penggunaan pakan hingga 40 persen dan tidak membutuhkan lahan yang luas.
"Artinya, ini cukup baik dan bisa dikembangkan karena memang teknologi ini tidak membutuhkan area yang luas dan bisa kita kembangkan di wilayah-wilayah atau lokasi-lokasi lain di Jakarta Selatan," terangnya.
Menurutnya, warga juga mengembangkan tanaman pangan menggunakan metode hidroponik modern yang lebih efisien dalam penggunaan air dibandingkan sistem hidroponik konvensional.
Syafrin berharap, inovasi tersebut dapat direplikasi kelompok tani di wilayah lain. Sebab, urban farming berbasis masyarakat tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga dapat memberikan dampak terhadap perekonomian dan upaya penanganan stunting.
"Semoga gerakan pemberdayaan berbasis lokal semacam ini dapat masif dilakukan dari satu titik ke titik lainnya, sehingga bermuara pada terbentuknya ketahanan ekonomi dan kemandirian pangan yang kokoh di Jakarta Selatan," ungkapnya.
Sementara itu, Pengelola Poktan New Puspita Makmur, Piet Jon Christian memaparkan, sistem bioflok dipilih karena kolam budi daya berada di kawasan permukiman.
"Dari budi daya yang dilakukan, hari ini berhasil dipanen 250 kilogram ikan nila serta 15 kilogram sayuran berupa bayam dan seledri," bebernya.
Piet menuturkan, hasil panen ikan sebagian dimarinasi dan sebagian lainnya dijual dalam kondisi mentah.
"Hasil panen juga dimanfaatkan untuk mendukung intervensi stunting melalui pemberian kepada Posyandu," tandasnya.