You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
90 Kepsek di Jaksel Disosialisasikan Bulan Dana PMI
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

90 Kepala Sekolah di Jaksel Ikuti Sosialisasi Bulan Dana PMI

Sebanyak 90 kepala sekolah di bawah naungan Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan mengikuti sosialisasi Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI). Sosialisasi berlangsung di SMKN 6 Jakarta, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Kesadaran kolektif"

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Firmanuddin Ibrahim mengatakan, sosialisasi tersebut bertujuan menggalang dukungan masyarakat melalui ajakan moral yang humanis, sukarela, dan tanpa unsur paksaan.

Syafrin Minta TP PKK Jaksel Sukseskan Bulan Dana PMI

"Prinsipnya tidak memaksa, mengimbau, dan mengajak bahwa bulan dana ini adalah kewajiban kita semua, mengetuk agar supaya mereka juga mau berpartisipasi," ujarnya, Kamis (24/9).

Firmanuddin menjelaskan, dana yang terkumpul nantinya dikelola secara transparan dan diaudit oleh lembaga independen, seperti Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Ia menuturkan, seluruh hasil pengumpulan dana akan dikembalikan untuk kepentingan sosial dan kemanusiaan, di antaranya membantu penanganan bencana kebakaran, banjir, serta berbagai program sosial lainnya.

"Kalau terkait target, kami optimistis target pengumpulan sekitar Rp6 miliar untuk wilayah Jakarta Selatan I dan II dapat tercapai. Keyakinan tersebut didasari oleh tingginya kesadaran kolektif dalam membantu penanganan kebencanaan di tengah masyarakat," terangnya.

Sementara itu, Ketua PMI Jakarta Selatan, Mundari menjelaskan, sosialisasi tersebut merupakan rangkaian roadshow terakhir yang mencakup tiga dari total enam kecamatan di wilayah Pendidikan II.

Secara keseluruhan, wilayah Pendidikan II mencakup sekitar 930 sekolah. Ratusan sekolah di wilayah tersebut telah dijangkau melalui sosialisasi secara intensif.

"Tujuan kami melakukan sosialisasi secara masif untuk membangun kebiasaan bersedekah yang menyenangkan, sukarela, serta dinikmati oleh siswa maupun orang tua murid," bebernya.

Mundari menambahkan, PMI Jakarta Selatan menerapkan metode penggalangan dana yang lebih fleksibel dan edukatif pada tahun ini. Pengumpulan dana tidak lagi menggunakan sistem kupon berstempel seperti sebelumnya.

Ia berharap, pola pendekatan tersebut dapat menumbuhkan kepedulian kemanusiaan sejak lingkungan sekolah sekaligus mendorong keterlibatan siswa dan orang tua secara sukarela.

"Harapannya adalah sosialisasi ini juga untuk mempertebal kepedulian kemanusiaan di mana pun kita berada agar kepedulian tersebut terbangun, baik bagi siswa, orang tua, dan segala macam," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29955 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye14247 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3106 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye2030 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1755 personAldi Geri Lumban Tobing