Muamar Rasya Anugrah Juarai North Illustration Competition 2026
Muamar Rasya Anugrah berhasil menjadi yang terbaik di ajang North Illustration Competition 2026 yang diadakan Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Jakarta Utara di Batavia PIK, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan.
"Gagasan dan kemampuan artistik"
Sebagai Juara 1, Rasya berhak atas hadiah sebesar Rp4.147.600. Kemudian, Juara 2 yang diraih Hana Devvani Marsyah mendapatkan Rp3.629.150; dan Juara 3 Dylan Nicholas dengan hadiah Rp3.110.700.
Disparekraf Kenalkan Potensi Wisata Bahari Kepulauan Seribu kepada Masyarakat GlobalSementara itu, Juara Harapan I diraih Fayyaza Tunggapusti dengan hadiah Rp2.592.250; dan Juara Harapan II diraih Azmighozi Adli Muhammad dengan hadiah Rp2.073.800.
Seluruh pemenang juga mendapatkan trofi dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas serta pencapaian mereka
Kompetisi perdana bertajuk "12 Destinasi Wisata Jakarta Utara" tersebut menjadi wadah bagi talenta muda untuk menuangkan kreativitas sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata Jakarta Utara melalui karya ilustrasi.
Kepala Sudin Parekraf Jakarta Utara, Restuning Dyah Widyanti mengatakan, kompetisi ini memberikan ruang bagi emerging illustrator untuk mengembangkan gagasan, kemampuan artistik, dan eksplorasi visual, baik melalui teknik gambar tangan maupun digital.
"North Illustration merupakan kegiatan perdana untuk mengekspresikan gagasan dan kemampuan artistik melalui karya ilustrasi," ujarnya, Jumat (25/9).
Restuning menjelaskan, kompetisi tersebut menyasar peserta berusia 16-21 tahun dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Penjaringan peserta dilakukan melalui sekolah, perguruan tinggi, komunitas seni, serta media sosial.
"Proses kompetisi ini meliputi open call, pengumpulan karya, kurasi, seleksi, hingga penetapan 26 finalis," terangnya.
Menurutnya, para peserta ditantang menginterpretasikan 12 destinasi wisata di Jakarta Utara melalui karya ilustrasi. Penilaian mencakup kekuatan konsep, kesesuaian tema, kreativitas dan orisinalitas, kualitas teknik, serta komposisi dan harmonisasi visual.
"Kompetisi ini bukan sekadar mencari pemenang, tetapi juga menjadi ruang pembinaan, pengembangan kapasitas, dan apresiasi bagi talenta muda," ungkapnya.
Restuning menambahkan, sebanyak 26 karya finalis dipamerkan di Batavia PIK pada 19-27 September 2026. Pameran tersebut menjadi ruang pertemuan antara seni, pariwisata, dan peluang pengembangan ekonomi kreatif.
"Melalui ilustrasi, destinasi wisata Jakarta Utara tidak hanya dikenal dari pengalaman berkunjung, tetapi juga dapat diterjemahkan melalui perspektif visual generasi muda," bebernya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi Sudin Parekraf setempat bekerja sama dengan Indonesian Contemporary Art & Design (ICAD) tersebut.
Ia menuturkan, karya para finalis berpotensi dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi, seperti fesyen, kartu pos, dan berbagai suvenir.
"Ini menjadi langkah positif untuk memberikan ruang kepada generasi muda mengembangkan kreativitas sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata Jakarta Utara," tandasnya.