10 Tim Sepak Bola Karang Taruna di Jaksel Ikuti Wali Kota Cup
Karang Taruna Jakarta Selatan mengadakan turnamen sepak bola Wali Kota Cup 2026;dalam rangka memperingati Bulan Bakti Karang Taruna ke-66. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Sukatani, Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa ini diikuti sebanyak 10 tim.
"Kegiatan kepemudaan yang positif"
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo mengatakan, peringatan Bulan Bakti Karang Taruna bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya peran generasi muda dalam membangun kepedulian sosial, memperkuat persaudaraan, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Wali Kota Jaksel Ingin Karang Taruna Jadi Mitra Strategis Pemerintah"Atas nama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran Karang Taruna yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan ini," ujarnya, Jumat (25/9).
Syafrin menjelaskan, Karang Taruna merupakan wadah strategis bagi generasi muda untuk belajar berorganisasi, mengembangkan potensi, membangun kepedulian, sekaligus mengambil bagian dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di lingkungan masing-masing.
"Adanya kegiatan seperti ini, tentunya akan membuat semangat pengabdian, kepedulian, kreativitas, dan gotong royong terus tumbuh di kalangan pemuda Jakarta Selatan," terangnya.
Menurutnya, turnamen sepak bola Wali Kota Cup juga memiliki nilai positif bagi para pemuda. Sebab, olahraga tidak hanya berkaitan dengan menang dan kalah, tetapi juga mengajarkan sportivitas, disiplin, kerja sama, semangat pantang menyerah, serta sikap saling menghargai.
Syafrin berpesan kepada seluruh peserta agar bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Kompetisi tersebut diharapkan dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi serta membangun kebersamaan antarpemuda.
"Kegiatan seperti ini tidak berhenti pada pelaksanaan Wali Kota Cup saja. Mari kita terus membangun kegiatan kepemudaan yang positif, kreatif, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ungkapnya.
Syafrin menambahkan, para pemuda Karang Taruna harus menjadi generasi yang aktif, inovatif, peduli terhadap lingkungan sosial, serta mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan di tengah masyarakat.
"Kami akan terus mendorong dan mendukung kegiatan kepemudaan yang positif, termasuk kegiatan sosial, olahraga, seni budaya, kewirausahaan, maupun kegiatan lain yang dapat meningkatkan kapasitas dan kemandirian generasi muda," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Jakarta Selatan, Ade Rahayu Pamungkas memaparkan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana silaturahmi akbar bagi para pengurus dan anggota Karang Taruna.
Turnamen ini merupakan bagian dari program kerja pengurus tingkat kota yang melibatkan kontingen dari masing-masing kecamatan se-Jakarta Selatan.
"Kontingen yang bertanding merupakan perwakilan khusus pengurus Karang Taruna, baik dari unit UKT kelurahan hingga kecamatan di wilayah Jakarta Selatan. Mereka melebur menjadi satu tim," bebernya.
Melalui kegiatan tersebut, lanjut Ade, sebanyak 10 tim dari berbagai tingkatan diharapkan dapat saling bertatap muka, mempererat kebersamaan, dan memperkuat tali silaturahmi.
"Semoga kompetisi ini berjalan lancar hingga acara puncak penutupan yang direncanakan pada hari Minggu sore. Mudah-mudahan kegiatan positif ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan melibatkan kontingen yang lebih banyak," tandasnya.