You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ziarah Makam Ade Irma Nasution Warnai Hari Kesaktian Pancasila di Jaksel
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Jajaran Pemkot Jaksel Ziarah ke Makam Ade Irma Suryani Nasution

Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan mengadakan upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila sekaligus ziarah ke makam Ade Irma Suryani Nasution yang berada di lingkungan Kantor Wali Kota setempat.

"Setiap tahun dilaksanakan"

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus upaya mengenang jasa para Pahlawan Revolusi dan pejuang bangsa yang telah berkorban demi mempertahankan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Syafrin Bersama Jajaran PMI Jaksel Ziarah ke Makam Bung Hatta

Menurutnya, kegiatan ini sebagai penghormatan dan mengenang jasa-jasa para pahlawan revolusi dan para pejuang bangsa yang telah mempertahankan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

"Pelaksanaan kegiatan ini setiap tahun dilaksanakan di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan sekaligus ziarah ke makam Ade Irma Suryani Nasution," ujarnya, Kamis (1/10).

Syafrin berpesan kepada generasi muda agar senantiasa menjadi pelopor dalam mengisi kemerdekaan melalui darma bakti dalam pembangunan di berbagai sektor sesuai dengan bidang masing-masing.

"Para pemuda jangan lupa untuk terus meningkatkan kapasitas diri, belajar lebih banyak, dan memiliki literasi digital yang terus berkembang saat ini," terangnya.

Sementara itu, perwakilan keluarga besar Jenderal Besar Abdul Haris Nasution yang juga cucu ketiga almarhum, Marina Edyarti Nurdin menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Pemkot Jakarta Selatan yang secara konsisten mengundang keluarga setiap 1 Oktober.

"Kami sangat bangga dan bersyukur serta berterima kasih yang terus kami keluarga haturkan bahwa setiap tanggal 1 Oktober, keluarga kami selalu diundang ke Wali Kota Jakarta Selatan setelah makam Tante Ade dijadikan monumen dan tempat ini dijadikan sebagai Kantor Wali Kota Jakarta Selatan," ungkapnya.

Marina mengenang peristiwa Gerakan 30 September 1965 yang menjadi bagian kelam dalam sejarah Indonesia. Saat itu, sang kakek yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Politik, dan Keamanan sekaligus Panglima Angkatan Bersenjata menjadi salah satu target, tetapi berhasil selamat.

Namun, tragedi tersebut merenggut nyawa Ade Irma Suryani Nasution yang wafat pada 6 Oktober 1965 dalam usia lima tahun. Ade Irma menjadi korban dalam peristiwa tersebut bersama ajudan Jenderal AH Nasution, Pierre Tendean.

"Kami, pihak keluarga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Wali Kota Jakarta Selatan beserta jajaran yang terus merawat memori perjuangan dan mengenang jasa para pahlawan setiap tahunnya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

    access_time27-09-2026 remove_red_eye1408 personTiyo Surya Sakti
  2. Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

    access_time28-09-2026 remove_red_eye1403 personAnita Karyati
  3. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1395 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1256 personFolmer
  5. Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

    access_time30-09-2026 remove_red_eye1210 personFolmer