You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kios Air PAM Jaya di Dua Pulau Diapresiasi Warga
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Kios Air PAM Jaya di Dua Pulau Diapresiasi Warga

Kehadiran kios layanan air bersih PAM Jaya di Kelurahan Pulau Kelapa dan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara mendapat sambutan positif dan diapresiasi warga.

"Air bersih lebih mudah"

Fasilitas tersebut menjadi alternatif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan tambahan air bersih sekaligus membantu mengurangi antrean pembelian air.

BPBD Jaksel Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih di Pondok Pinang

Salah seorang warga RT 07/04, Kelurahan Pulau Kelapa, Suryadi (37) mengapresiasi keberadaan kios tersebut karena sangat membantu warga memperoleh tambahan air bersih, terutama ketika debit air dari jaringan perpipaan belum merata.

"Adanya kios ini sangat membantu warga, terutama untuk mendapatkan air bersih lebih mudah," ujarnya, Kamis (1/10).

Ia menuturkan, sejak pembangunan SWRO, jaringan perpipaan air bersih sudah tersambung ke sejumlah rumah warga. Namun, debit air yang diterima belum selalu sama.

Apresiasi serupa disampaikan warga RT 06/03, Kelurahan Pulau Kelapa, Muhammad Efendi (48). Ia menilai keberadaan kios memberikan pilihan tambahan bagi warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

"Melalui keberadaan kios ini, warga memiliki alternatif untuk mendapatkan air bersih sesuai kebutuhan," ucapnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Manager PAM Jaya Kepulauan Seribu, Januar Indropuspo mengatakan, penyediaan kios air merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu bersama legislator DPRD DKI Jakarta.

"Kios ini merupakan yang perdana dan hadir sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat. Kami diminta memenuhi tambahan kebutuhan air sebanyak 6.000 liter per hari," bebernya.

Januar menjelaskan, kios layanan air bersih di kedua kelurahan tersebut telah terpasang dan beroperasi. Kios ditempatkan di luar pagar area Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan air bersih.

"Konsep kios air di luar pagar area SWRO sudah selesai dipasang dan beroperasi. Saat ini kami terus memonitor pelayanan di lapangan," terangnya.

Menurutnya, air yang tersedia di kios dikenakan tarif BWRO sebesar Rp30 per liter dengan sistem pembayaran prabayar. Untuk memudahkan transaksi, PAM Jaya juga menyediakan mesin electronic data capture (EDC) agar warga dapat melakukan pembayaran secara non-tunai.

"Monitoring operasional kios menjadi bagian dari upaya memastikan layanan berjalan optimal dan mampu memenuhi kebutuhan tambahan air warga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29767 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye12440 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1903 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1607 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. UPS Badan Air Cilincing Buat Perahu Unik dari Sampah Anorganik

    access_time11-10-2026 remove_red_eye1240 personAnita Karyati