Jalan Raya Ciracas Dilebarkan
Sekitar 15 personel gabungan melakukan pelebaran Jalan Raya Ciracas di Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Upaya ini dilakukan sebagai upaya mengurai kemacetan yang kerap terjadi di dua titik persimpangan.
"Mencari solusi terbaik"
Camat Ciracas, Panangaran Ritonga mengatakan, pembongkaran trotoar dilakukan untuk melebarkan jalan sepanjang sekitar 25 meter dengan lebar 1,5 meter.
Pelebaran Jalan RS Fatmawati Dukung Kawasan TOD"Nantinya, pejalan kaki bisa melintas di atas saluran air yang sudah ditutup bagian atasnya," ujarnya, Kamis (1/10).
Panangaran menjelaskan, rencana pelebaran jalan tersebut sufah dibahas sejak tiga bulan lalu sebagai solusi atas kemacetan di kedua titik persimpangan. Jarak antara pertigaan Jalan Penganten Ali dan Jalan Masjid At Taufik hanya sekitar 30 meter sehingga akses kendaraan menjadi sempit.
"Kondisi ini kerap membuat kendaraan saling menyerobot ketika melintas dan akhirnya menimbulkan kemacetan di kedua pertigaan," terangnya.
Menurutnya, pelebaran jalan juga akan dilakukan di sekitar persimpangan Jalan Masjid At Taufik. Pelebaran diperlukan karena arus kendaraan yang keluar dari Jalan Masjid At Taufik menuju Jalan Raya Ciracas juga kerap mengalami kepadatan.
"Ditargetkan dalam waktu sekitar dua hingga tiga pekan ke depan rampung. Semoga setelah dilebarkan tidak ada antrean kendaraan lagi," ungkapnya.
Ia menambahkan, terdapat 16 tiang kabel utilitas yang saat ini berada di atas trotoar dan perlu dipindahkan agar pelebaran jalan dapat dilakukan secara optimal.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Dinas Sosial DKI Jakarta untuk mencari solusi terbaik," bebernya.
Sementara itu, Ketua RW 11, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Suparwo Abdullah menyampaikan apresiasi kepada jajaran kelurahan dan kecamatan yang sudah berupaya mengatasi persoalan kemacetan ini.
Menurutnya, kemacetan hampir terjadi setiap hari dengan kondisi yang cukup parah sehingga berdampak terhadap aktivitas dan kenyamanan warga.
"Semoga nantinya tidak lagi terjadi kepadatan kendaraan sebagaimana selama ini terjadi," tandasnya.