Munjirin Pimpin Gerebek Lumpur di Kali Sunter
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin memimpin gerebek lumpur di Kali Sunter, RT 09/09, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar sebagai upaya preventif mencegah terjadinya genangan.
"Meningkatkan kapasitas tampung kali"
Munjirin mengatakan, gerebek lumpur dilakukan karena lokasi tersebut menjadi salah satu titik yang sudah banyak terjadi sedimen lumpur dan sampah.
Gerebek Lumpur di Kayu Manis Optimalkan Pencegahan Genangan"Pengerukan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas tampung kali agar mampu mengalirkan debit air lebih besar," ujarnya, Jumat (2/10).
Munjirin menjelaskan, ketebalan lumpur di lokasi diperkirakan mencapai 1,5 hingga 2 meter sehingga pengerukan membutuhkan waktu cukup lama.
Menurutnya, selama musim kemarau pembersihan saluran air terus dilakukan secara masif, mulai dari saluran mikro, makro, saluran penghubung (Phb), hingga aliran kali besar.
"Kita manfaatkan musim kemarau ini untuk melakukan pengurasan atau pengerukan sedimentasi. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap Selasa, Jumat, dan Minggu di berbagai wilayah Jakarta Timur," terangnya.
Sekretaris Kota Jakarta Timur, Eka Darmawan menambahkan, kegiatan gerebek lumpur di Kali Sunter tersebut melibatkan sekitar 200 personel gabungan. Mereka berasal dari unsur personel PPSU, Satgas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut), UPS Badan Air, Lingkungan Hidup, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta masyarakat setempat.
"Kami juga terus mengajak masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air yang telah dibersihkan," ungkapnya.
Kepala Satuan Pelaksana Sumber Daya Air Kecamatan Makasar Nurdin menuturkan, pihaknya mengerahkan empat alat berat untuk mendukung pengerukan. Alat tersebut terdiri atas dua unit alat berat amfibi dan dua unit ekskavator mini.
"Untuk mengangkut hasil pengerukan, turut dikerahkan empat unit dump truck.
Ketebalan sedimen yang dikeruk mencapai sekitar 150 sentimeter dengan luas area pengerukan sekitar 200x10 meter. Pengerjaan ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan," bebernya.
Sementara itu, Ketua RW 09, Kelurahan Cipinang Melayu, Sunarjo mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Jakarta Timur melakukan pengerukan sedimentasi di Kali Sunter.
"Alhamdulillah, wilayah kami sudah tidak lagi menjadi langganan banjir sejak tahun 2013," tandasnya.