Perbaikan Saluran di Jalan Tipar Cakung Sesuai Spesifikasi dan Perencanaan
Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara memastikan pekerjaan perbaikan saluran di Jalan Tipar Cakung, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan perencanaan. Perbaikan ini dilakukan untuk mengoptimalkan sistem pengaliran air sekaligus meminimalkan potensi genangan di kawasan sekitar.
"Rekomendasi pengawas dan konsultan"
Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Utara, Heria Suwandi mengatakan, pelaksanaan perbaikan saluran turut mempertimbangkan kondisi lapangan serta rekomendasi konsultan dan pengawas.
Revitalisasi Saluran di Jalan Sumur Jambu Ditargetkan Rampung November"Setiap pekerjaan kami pastikan sesuai spesifikasi dan perencanaan agar fungsi saluran dapat optimal dalam mencegah genangan," ujarnya, Jumat (2/10).
Heria menjelaskan, pekerjaan yang dilaksanakan dengan melibatkan pihak ketiga tersebut meliputi perbaikan saluran U-ditch berukuran 60 x 80 sentimeter sepanjang 329 meter serta saluran box culvert berukuran 80 x 80 sentimeter sepanjang 39 meter.
Heria mengakui terdapat sejumlah titik yang tidak menggunakan lantai kerja berupa beton kurus (lean concrete) maupun lapisan pasir urug yang dipadatkan. Namun, keputusan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan teknis dan rekomendasi konsultan serta pengawas setelah melihat kondisi tanah dan keberadaan utilitas eksisting.
"Utilitas ini di antaranya saluran air, kabel optik, dan kabel PLN. Jumlah titiknya tidak banyak. Keputusan tidak menggunakan lantai kerja dilakukan berdasarkan rekomendasi pengawas dan konsultan karena kondisi konstruksi di lapangan," terangnya.
Heria mencontohkan, pada lokasi dengan kondisi tanah yang terus tergenang, penggunaan lantai kerja berupa pasir urug dinilai berisiko tidak efektif karena material dapat tergerus air.
"Selain itu, proses pengeringan lokasi membutuhkan waktu dan berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan apabila badan jalan dibiarkan terbuka terlalu lama," ungkapnya.
Meski demikian, Heria menegaskan, kondisi tersebut tidak berarti pihaknya mengabaikan aspek mutu pekerjaan. Pemasangan saluran tetap memperhatikan kemiringan (slope) dan elevasi sesuai perencanaan agar aliran air dapat berfungsi secara optimal.
"Pekerjaan yang tidak sesuai ketentuan tidak akan kami bayarkan. Setiap pelaksanaan tetap melalui pengawasan ketat di lapangan," bebernya.
Heria menambahkan, di kawasan Jalan Tipar Cakung saat ini juga sedang dibangun rumah pompa oleh Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta. Fasilitas tersebut nantinya akan terintegrasi dengan sistem Pompa Pond F. Aliran air dari kawasan Tipar Cakung akan diarahkan menuju Pompa Pond F untuk kemudian dialirkan ke Kali KBN.
"Semoga integrasi antara saluran, rumah pompa, dan sistem pemompaan ini dapat meningkatkan kapasitas pengaliran air sekaligus mengurangi potensi genangan," tandasnya.