4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman
Sebanyak 4.100 benih ikan air tawar didistribusikan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu kepada sejumlah instansi, sekolah, dan masyarakat di lima pulau permukiman.
"Mencukupi kebutuhan gizi keluarga"
Kepala Seksi Kelautan dan Perikanan Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Gama Eka Anantha mengatakan, bantuan tersebut disalurkan ke Pulau Pramuka, Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung, Pulau Pari, dan Pulau Kelapa.
Pembudidaya Ikan di Pulau Kelapa Dibantu 24 Ribu Benih Kerapu Cantang"Tidak hanya benih ikan laut, kami juga menyalurkan benih ikan air tawar untuk mengoptimalkan potensi pekarangan warga maupun fasilitas umum melalui budi daya kolam," ujarnya, Jumat (2/10).
Gama menjelaskan, penyaluran dilakukan secara bertahap untuk mendorong budi daya ikan secara mandiri sekaligus memperkuat ketahanan pangan rumah tangga di Kepulauan Seribu.
Menurutnya, budi daya ikan di lingkungan sekolah juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi lapangan. Kolam ikan dapat menjadi media bagi pelajar untuk mengenal proses budi daya sekaligus menumbuhkan minat terhadap sektor perikanan sejak dini.
"Bagi masyarakat, hasil panen nantinya dapat dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan gizi keluarga," terangnya.
Ia menuturkan, Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu juga memberikan pendampingan teknis dalam pemeliharaan ikan. Pendampingan tersebut dilakukan agar benih yang ditebar dapat tumbuh secara optimal hingga masa panen.
Gama mengajak seluruh penerima bantuan untuk merawat kolam dan ikan secara berkelanjutan. Sehingga, program budi daya ikan tidak berhenti pada pemberian benih, tetapi dapat memberikan manfaat nyata terhadap ketersediaan pangan masyarakat.
"Kami mendorong para penerima manfaat merawat kolam secara berkelanjutan sehingga hasilnya dapat mendukung ketersediaan pangan lokal di Kepulauan Seribu," ucapnya.
Sementara itu, salah seorang penerima bantuan di Pulau Kelapa, Hasanudin (59) menyambut baik penyaluran benih ikan air tawar tersebut. Bantuan itu tidak hanya bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga, tetapi juga dapat menjadi sarana pembelajaran bagi warga dan anak-anak.
"Bantuan ini sangat bermanfaat. Selain bisa dibudidayakan untuk kebutuhan konsumsi keluarga, anak-anak juga bisa belajar cara memelihara dan membudidayakan ikan,” tandasnya.