World Rabies Day Run 2026 Diikuti 1.500 Peserta
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) mengadakan World Rabies Day (WRD) Run 2026 dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia yang diperingati setiap 28 September. Sebanyak 1.500 peserta ambil bagian dalam kegiatan ini.
"Kewaspadaan masyarakat harus terus dijaga"
Berbeda dari ajang lari pada umumnya, kegiatan ini turut melibatkan hewan penular rabies (HPR), khususnya anjing dan kucing yang berlari bersama pemiliknya.
1.660 Peserta Meriahkan Fun Run Wali Kota Jakarta Barat 2026Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A Sidabalok mengatakan, WRD Run 2026 menjadi sarana edukasi sekaligus kampanye untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap rabies. Terlebih, anjing dan kucing merupakan hewan penular rabies.
"Meski Jakarta sudah berstatus bebas rabies sejak 2004, kewaspadaan masyarakat harus terus dijaga. Rabies merupakan penyakit berbahaya yang belum ada obatnya dan memiliki tingkat kematian sangat tinggi," ujarnya, Sabtu (3/10).
Hasudungan menjelaskan, WRD Run 2026 diikuti sekitar 1.500 peserta yang terbagi dalam tiga kategori. Sebanyak 1.233 peserta mengikuti lari 5 kilometer (5K), 155 peserta mengikuti kategori 10 kilometer (10K), dan 112 peserta mengikuti kategori 2,5 kilometer yang diperuntukkan bagi pemilik bersama hewan peliharaannya.
"Selain berolahraga, peserta yang membawa anabul juga mendapatkan fasilitas vaksinasi secara gratis," terangnya.
Ia menambahkan, Dinas KPKP juga menyiagakan dua unit klinik hewan keliling untuk memberikan pemeriksaan kesehatan hewan secara gratis kepada masyarakat di lokasi kegiatan.
"Upaya ini untuk mendekatkan pelayanan kesehatan hewan kepada masyarakat sekaligus mendorong pemilik lebih peduli terhadap kesehatan hewan kesayangannya," ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan semakin semarak dengan penampilan musik dari sejumlah artis. Selain itu, kegiatan turut diramaikan bazar yang melibatkan 20 pelaku UKM Jakpreneur binaan Dinas KPKP.
"Kehadiran pelaku usaha ini menjadi ruang promosi sekaligus memperkenalkan produk kepada peserta dan pengunjung," ungkapnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, sponsor, serta pemangku kepentingan yang berkolaborasi dalam penyelenggaraan WRD Run 2026.
"Ke depan, jumlah peserta, ragam hadiah, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk menjaga Jakarta tetap aman dan bebas rabies," imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang warga Kramat Jati, Jakarta Timur, Yolanda (30) mengaku antusias mengikuti WRD Run 2026 bersama anjing kesayangannya. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertamanya mengikuti lomba lari dengan membawa hewan peliharaan.
Ia mengetahui informasi kegiatan tersebut melalui Instagram. Kesempatan berlari sekaligus bertemu dengan komunitas pencinta anjing menjadi daya tarik tersendiri baginya.
"Seru karena bisa lari bersama anjing sekaligus bertemu banyak anjing lainnya. Ini pertama kalinya saya ikut kegiatan seperti ini," ucapnya.
Kristin mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang berlangsung meriah dan berharap pengelolaan pengambilan paket lomba atau race pack pada penyelenggaraan berikutnya dapat terus ditingkatkan agar proses distribusinya lebih tertib serta efisien.
"Kalau bisa tidak hanya sekali dalam setahun, tetapi dibuat lebih sering karena kegiatan seperti ini menarik bagi pencinta hewan," tandasnya.