You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Program Namu Balai Kota Diluncurkan otoy
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Luncurkan Namu Balai Kota, Wagub Rano: Jadi Rumah Semua Warga

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno meluncurkan program Namu Balai Kota yang dihadirkan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat.

"Jadi ini bale kota bale-nya masyarakat, bukannya bale kita,"

Melalui program ini, masyarakat bisa menjelajahi kantor pusat pemerintahan di Balai Kota hingga melihat dari dekat ruang kerja gubernur.

Rano mengatakan, Balai Kota DKI Jakarta merupakan rumah milik seluruh warga yang selalu terbuka bagi siapa saja yang berkunjung.

Jadi Ruang Terbuka, Masyarakat Diajak Namu Balai Kota

"Hari ini kita memulai membuka yang disebut Namu Balai Kota. Sebetulnya kalau Betawi bilang bukan balai, (tapi) bale. Jadi ini bale kota bale-nya masyarakat, bukannya bale kita," ujar Rano di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (17/10).

Dalam program ini, warga yang berkunjung tidak hanya menikmati suasana Balai Kota, tetapi juga dipandu oleh tour guide agar mengenal lebih dalam sejarah bangunannya.

"Ini pemandangan balai kota. Balai kota ini dibangun tahun kira-kira 1890. Tapi nanti ada tour guide yang akan menyampaikan," kata dia.

Wagub menyampaikan, pelaksanaan kegiatan ini akan terus disempurnakan agar program ini memberikan manfaat optimal untuk masyarakat. Ia berharap kegiatan ini menjadi jembatan untuk mempertemukan warga dengan pemerintah daerahnya.

"Semoga Namu Balai Kota ini dapat menjadi jembatan untuk mempertemukan antara pemerintah daerah dengan warganya," tutur Rano.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi menjelaskan, program Namu Balai Kota digagas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk mendekatkan masyarakat dengan pusat pemerintahan melalui ruang interaktif dan keterbukaan.

"Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur menyampaikan, Balai Kota harus bisa bermanfaat terus-menerus, Sabtu Minggu pun bisa digunakan langsung oleh masyarakat DKI Jakarta," kata Marulina Dewi.

Program Namu Balai Kota menghadirkan rangkaian tur berupa kegiatan edukasi, seni, budaya, kuliner, komunitas, hingga mengunjungi Jakarta Smart City dan studio produksi Berita Jakarta.

Selain itu, masyarakat juga bisa mendapatkan berbagai layanan publik yang dihadirkan di Balai Kota. Di antaranya yakni pengurusan paspor, SIM Keliling, Samsat Keliling, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pembukaan rekening Bank Jakarta, hingga layanan perizinan berusaha.

"Namu Balai Kota ini membuka pintu-pintu ruang balai kota sebagai ruang publik bagi warga untuk mengenal lebih dekat pusat pemerintahannya, dan dipakai untuk kebutuhan masyarakat Kota Jakarta," tandasnya.

Sebelumnya program ini telah diuji coba pada 3 Oktober lalu. Sekitar 300 masyarakat yang berkunjung mendaftar secara online baik melalui aplikasi JAKI maupun situs web.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29877 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye14035 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye2487 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1973 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1699 personAldi Geri Lumban Tobing