You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Edukasi Pilah Sampah pulau panggang anita
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

Warga di Kelurahan Pulau Panggang diedukasi tentang program gerakan pemilahan dan pengelolaan sampah dari sumbernya di Ruang Pola Kantor Kabupaten Kepulauan Seribu.

"Butuh kolaborasi nyata"

Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan mengatakan, gerakan pilah sampah harus diwujudkan melalui aksi konkret seluruh elemen, bukan sekadar slogan seremonial. 

Warga RW 06 Jembatan Lima Diedukasi Pilah Sampah

Ia memproyeksikan Kepulauan Seribu menjadi wilayah percontohan, diawali dengan Pulau Pramuka sebagai prototipe pulau zero waste.

"Saya tidak ingin gerakan ini hanya slogan tanpa realisasi. Kita harus saling mendukung. Pengelolaan sampah butuh kolaborasi nyata dari rumah tangga hingga tempat penampungan," ujarnya, Selasa (20/10).

Fadjar meminta instansi teknis gencar mengedukasi nilai ekonomis dari sampah anorganik terpilah, seperti botol plastik dan kemasan daur ulang.

"Jangan hanya menyuruh memilah, beri tahu juga nilai jualnya. Jika tahu ada potensi pendapatan tambahan, warga pasti lebih termotivasi. Lingkungan bersih terwujud, manfaat ekonomi juga didapat," terangnya.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu, Achmad Hariadi menjelaskan, keberlanjutan pemilahan dari hulu sangat menentukan efektivitas pengolahan sampah di hilir. 

Untuk mempertajam pemahaman peserta, Sudin LH menghadirkan Anto (Bang Jos) dari komunitas Indonesia Menuju Hijau (IMH). 

"Edukasi dan pendampingan kepada petugas serta masyarakat menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah dari sumbernya," ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut turut diisi dengan peninjauan teknis ke Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Pulau Panggang dan Pulau Pramuka guna memastikan optimalisasi operasional di lapangan.

Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Pulau Panggang, Yuni (46) mengaku tergerak untuk menerapkan materi yang didapat ke dalam keseharian. 

"Kami jadi paham bahwa sampah bernilai ekonomi jika dipilah dengan benar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3802 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

    access_time19-10-2026 remove_red_eye2486 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2240 personAnita Karyati
  4. Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

    access_time20-10-2026 remove_red_eye1162 personAnita Karyati
  5. CiLung Fest 2026 Momentum Bangun Kepedulian Warga terhadap Perairan Jakarta

    access_time16-10-2026 remove_red_eye1114 personFakhrizal Fakhri