You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot jakpus bbpom monev folmer
photo Folmer - Beritajakarta.id

Pemkot Jakpus - BBPOM Gelar Monev Program Intervensi Keamanan Pangan Terpadu

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat serta Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta, Kamis (22/10), menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Intervensi Keamanan Pangan Terpadu.

Mencakup tiga fokus utama

Monev meliputi Kelurahan Pangan Aman, Sekolah dengan Pembudayaan Keamanan Pangan, serta Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas.  

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin mengatakan, keamanan pangan merupakan aspek yang sangat penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif dan sejahtera. 

SMPN 255 Jakarta Raih Juara 3 Pembudayaan Keamanan Pangan

Pangan aman tidak hanya berkaitan dengan kualitas yang dikonsumsi, tetapi juga menyangkut perlindungan kesehatan masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pembangunan lingkungan yang sehat. 

"Upaya mewujudkan keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah perlu dukungan dan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, dunia pendidikan, pengelola pasar, pelaku usaha, serta organisasi kemasyarakatan," ujar Arifin. 

Ia mengungkapkan, pelakssanaan program ini juga menjadi bentuk komitmen guna mendukung penyelenggaraan keamanan pangan terpadu sebagaimana diamanatkan melalui Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 113 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Keamanan Pangan Terpadu. 

Menurut Arifin, program keamanan pangan terpadu di Jakarta Pusat telah dimulai melalui tahapan audiensi, pada 31 Maret lalu, dilanjutkan dengan berbagai tahapan intervensi hingga saat ini.

"Program mencakup tiga fokus utama yakni Kelurahan Pangan Aman; Sekolah yang melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan; dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas," ungkapnya. 

Ia berharap peserta mengikuti kegiatan monev secara aktif, karena keberhasilan program ini diukur dari semakin meningkatnya pengetahuan, kesadaran dan perilkau masyarakat dalam menjaga keamanan pangan.

"Semoga momev menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat, langkah tindaklanjut yang jelas serta komitmen bersama untuk menjamin keberlanjutan proram di Jakarta Pusat," harapnya.  

Kepala BBPOM di Jakarta, Jeffeta Pradeko Putra menjelaskan, indikator keberhasilan utama dari pelaksanaan program ini yakni tidak ditemukannya kasus keracunan pangan. 

Serta, komitmen dan pemantauan mandiri secara konsisten para pemangku kepentingan (stakeholders) di tingkat kelurahan, sekolah, maupun pasar.

JeffetaIa mengungkakan, selama tahun ini pihaknya telah melakukan intervensi keamanan pangan aman di 19 kelurahan, 14 sekolah serta satu pasar. 

Bahkan, beberapa wilayah dan instansi di Jakarta telah berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional, seperti Kelurahan Cempaka Putih Timur dan Cikini.

"Keberhasilan ini diharapkan menjadi pijakan awal untuk memperluas replikasi program ke kelurahan, sekolah, dan pasar di Jakarta," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3808 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

    access_time19-10-2026 remove_red_eye2520 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2260 personAnita Karyati
  4. Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

    access_time20-10-2026 remove_red_eye1174 personAnita Karyati
  5. CiLung Fest 2026 Momentum Bangun Kepedulian Warga terhadap Perairan Jakarta

    access_time16-10-2026 remove_red_eye1127 personFakhrizal Fakhri