You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kampung Siaga TB Jadi Upaya Perkuat Pencegahan TBC di Jakarta
photo Fakhrizal Fakhri - Beritajakarta.id

Kampung Siaga TB Jadi Upaya Perkuat Pencegahan TBC di Jakarta

Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Corporate Social Responsibility (CSR) DPRD DKI Jakarta, August Hamonangan mengapresiasi pelaksanaan program Kampung Siaga Tuberkulosis (KSTB) di RT 09/05, Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan.

"dilakukan dengan baik dan serius,"

Menurut August, program tersebut berjalan dengan baik berkat keseriusan para kader dalam mengedukasi masyarakat dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pencegahan tuberkulosis (TBC).

"Ini yang saya lihat sudah benar-benar dilakukan dengan baik dan serius oleh para kader Kampung Siaga Tuberkulosis (KSTB) Pela Mampang. Saya turun langsung dan melihat pelaksanaannya saat melakukan kunjungan ini," ujarnya, Kamis (22/10).

Layanan CKG di Jaktim Terintegrasi Skrining TBC

Salah satu fasilitas yang menarik perhatian August adalah pojok dahak, tempat khusus bagi warga untuk membuang dahak secara aman dan higienis. Fasilitas ini penting guna mencegah kebiasaan membuang dahak sembarangan yang berisiko meningkatkan penularan TBC.

"Saya melihat ada yang namanya pojok dahak. Di beberapa tempat lain, saya melihat orang-orang bisa membuang dahak sembarangan. Namun, pojok dahak di sini kebersihannya terjaga dan tempatnya juga baik," katanya.

Meski mengapresiasi upaya tersebut, August menegaskan bahwa TBC masih menjadi persoalan serius di Jakarta. Berdasarkan paparan Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Perubahan (RKPD-P) 2026, tercatat 25.562 kasus TBC di Jakarta hingga Juli 2026.

"Kasus TBC di Jakarta masih tinggi. Pemprov DKI Jakarta memang sudah bekerja keras untuk menangani dan mengobatinya. Namun, tugas berat ini belum selesai," tegasnya.

Lebih lanjut, August mendorong perluasan pembentukan KSTB di seluruh wilayah ibu kota. Ia menilai, keberadaan kader yang aktif memberikan edukasi tentang pola hidup sehat serta penyediaan fasilitas pendukung dapat memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian TBC.

August juga mendorong perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun swasta berkontribusi melalui program CSR guna mendukung keberlanjutan KSTB dan penyediaan fasilitas kesehatan di lingkungan masyarakat.

"CSR ini untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Saya berharap dukungan tersebut dapat diarahkan untuk membangun fasilitas seperti pojok dahak agar lingkungan masyarakat semakin bersih dan kita dapat mencegah penularan TBC," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5127 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1828 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1769 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1626 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1542 personAnita Karyati