You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin KPKP Jakut Latih 30 Jakpreneur Olah Produk Peternakan
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Sudin KPKP Jakut Latih 30 Jakpreneur Olah Produk Peternakan

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara menggelar pelatihan diversifikasi olahan hasil peternakan bagi 30 pelaku usaha binaan (Jakpreneur) di RPTRA Permata, Jalan Berlin, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja.

"Mendatangkan keuntungan ekonomi"

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut. Menu yang diajarkan berpotensi meningkatkan pendapatan pelaku usaha sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan gizi keluarga.

Pelatihan Pengembangan Diri DWP DKI Diikuti 60 Peserta

"Menu ini pasti disukai anak-anak karena kaya protein hewani. Selain mendatangkan keuntungan ekonomi, olahan tersebut dapat membantu memperkuat ketahanan gizi keluarga," ujarnya, Selasa (27/10).

Wawan berpesan agar pembinaan terhadap pelaku usaha tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Kemudian, keterampilan yang diperoleh dapat segera diterapkan untuk mengembangkan usaha, sedangkan bantuan peralatan dapat meningkatkan efisiensi proses produksi.

"Pendampingan harus berlanjut, mulai dari standardisasi rasa, legalitas perizinan, hingga akses pemasaran, agar para pelaku usaha benar-benar naik kelas dan mandiri," ucapnya.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara, Novy Christine Palit memaparkan, pelatihan rutin tahunan ini bertujuan meningkatkan variasi produk kuliner sekaligus memperluas peluang pasar bagi pelaku usaha binaan.

Pelatihan gelombang kedua ini diikuti peserta dari Kecamatan Koja, Cilincing, dan Penjaringan. Sebelumnya, kegiatan serupa dilaksanakan di kawasan Danau Sunter Selatan dengan melibatkan 30 peserta dari Kecamatan Tanjung Priok, Kelapa Gading, dan Pademangan.

"Pelatihan ini bertujuan mendorong peserta menghasilkan produk olahan yang lebih inovatif dan variatif sehingga memiliki daya saing serta nilai jual lebih tinggi," imbuhnya.

Novy menjelaskan, peserta mendapat bimbingan langsung dari praktisi kuliner Politeknik Jakarta Internasional, Chef Gita Mutiara Annisa. Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan membuat tiga menu kaya protein, yakni bitterballen dengan isian ayam, karipap isi ayam dan sayuran, serta kroket kentang dengan daging sapi.

"Usai pelatihan, para peserta juga mendapat bantuan peralatan berupa mesin pencacah atau chopper untuk mendukung peningkatan kapasitas produksi mereka," terangnya.

Sementara itu, salah seorang Jakpreneur asal Kelurahan Rawa Badak Selatan, Jubaedah (33) mengaku terbantu dengan pelatihan tersebut. Perempuan yang baru setahun bergabung sebagai Jakpreneur binaan Sudin KPKP Jakarta Utara ini berencana menerapkan keterampilan yang diperolehnya untuk menambah variasi menu dagangan.

"Ini pelatihan pertama saya dan ilmunya sangat bermanfaat. Bantuan chopper juga sangat membantu. Saya berencana segera memproduksi karipap dan kroket daging untuk menambah menu jualan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2886 personAnita Karyati
  2. Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

    access_time20-10-2026 remove_red_eye1701 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1665 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1662 personNurito
  5. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1644 personDessy Suciati