You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Walikota jaksel syafrin liputo Wawasan Kebangsaan tiyo
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Wali Kota Jaksel Ajak Pelajar Perkuat Wawasan Kebangsaan

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo membuka kegiatan Dialog Interaktif Wawasan Kebangsaan yang dihelat di Ruang Dirgantara, Kantor Wali Kota setempat. Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat wawasan kebangsaan generasi muda sekaligus mencegah tawuran pelajar dan penyebaran berita bohong atau hoaks.

"Persatuan dan kesatuan"

Kegiatan kolaborasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Koordinatoriat Jakarta Selatan bersama unsur tiga pilar tersebut diikuti 265 peserta yang terdiri atas pelajar SMA sederajat dan guru pendamping.

Diskominfotik Ajak Media Perkuat Informasi dan Tangkal Hoaks

Syafrin mengapresiasi jajaran PWI Jakarta Selatan yang sudah menginisiasi kegiatan edukatif tersebut. Insan pers memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, terutama melalui penyampaian informasi yang akurat dan bertanggung jawab.

"Tentu sebagaimana kita ketahui, para insan pers memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya-upaya kita untuk terus mempertahankan agar persatuan dan kesatuan negara ini terus berlanjut," ujarnya, Rabu (28/10).

Syafrin menjelaskan, di tengah arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, pemahaman wawasan kebangsaan menjadi fondasi penting bagi generasi muda. 

"Kemampuan memilah informasi juga diperlukan agar pelajar tidak mudah terpengaruh berita bohong maupun provokasi yang berpotensi memicu konflik," terangnya.

Menurutnya, pemberitaan yang berimbang dan profesional dari media massa berperan penting dalam meredam potensi konflik di masyarakat, termasuk aksi tawuran antarpelajar.

"Kita harapkan insan pers bisa memberikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat," ungkapnya.

Syafrin berharap, sinergisitas antara pemerintah, aparat penegak hukum, insan pers, tenaga pendidik, dan pelajar dapat membentuk generasi muda Jakarta Selatan yang cerdas dalam bermedia, memiliki karakter kuat, serta terhindar dari berbagai bentuk kekerasan.

Ia berpesan kepada para guru pendamping agar meneruskan edukasi mengenai literasi digital dan wawasan kebangsaan kepada siswa setelah mengikuti kegiatan tersebut.

"Melalui kegiatan ini, saya harapkan para guru bisa meyakinkan para pelajar agar menerima informasi dari lembaga pers profesional dan terpercaya yang memberitakan apa adanya sesuai temuan di lapangan," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PWI Koordinatoriat Jakarta Selatan, Joni Matondang menyoroti keresahan masyarakat akibat maraknya penyebaran berita bohong yang kerap menjadi pemicu provokasi dan berpotensi memicu tawuran di kalangan remaja.

Joni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membentengi generasi muda dari paparan informasi negatif yang dapat merusak moral dan mengancam persatuan bangsa.

"Pemberitaan hoaks di mana-mana sudah menyebar. Maka itu, kita bersama-sama harus menjadi garda terdepan dalam mengatasi permasalahan tersebut," ucapnya.

Ia menegaskan, wawasan kebangsaan di era modern tidak selalu diwujudkan melalui perjuangan mengangkat senjata, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya berbuat kebaikan, meningkatkan kepekaan untuk mendeteksi potensi masalah sejak dini, serta berperan aktif mencegah kekerasan antarpelajar.

"Stop penyebaran hoaks, stop itu yang namanya tawuran, mari kita cintai bangsa ini dengan sebaik-baiknya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5045 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1804 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1752 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1537 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1523 personAnita Karyati