Sudin Tamhut Jaksel Tangani 23 Pohon Rawan Tumbang di Kebayoran Lama
Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Selatan memangkas dan menebang 23 pohon yang dinilai rawan tumbang di 12 titik berbeda di wilayah Kecamatan Kebayoran Lama. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko pohon tumbang, terutama saat hujan disertai angin kencang.
"Kondisi dan tingkat kerawanan"
Pengawas Penopingan Sudin Tamhut Jakarta Selatan, Sobari mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan dan aduan masyarakat, baik yang disampaikan secara langsung maupun melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI).
Pohon Tumbang di Jaktim Tuntas Dievakuasi"Wilayah Kecamatan Kebayoran Lama sering kita lakukan pemangkasan karena memang laporannya cukup banyak. Hari ini kita lakukan pemangkasan dengan optimal," ujarnya, Rabu (28/10).
Sobari menjelaskan, dari 23 pohon yang ditangani, sebanyak 20 pohon dipangkas dengan kategori sedang, sedangkan tiga pohon lainnya ditebang.
"Penanganan dilakukan berdasarkan kondisi dan tingkat kerawanan masing-masing pohon," terangnya.
Menurutnya, pohon yang dipangkas maupun ditebang umumnya memiliki sejumlah indikasi membahayakan, seperti batang keropos, pohon mati, serta batang atau dedaunan yang menutupi pencahayaan jalan dan mengganggu kabel udara.
Penanganan tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko pohon tumbang yang berpotensi membahayakan keselamatan warga maupun pengguna jalan.
"Mudah-mudahan dengan sudah dirapikan pohon-pohon tersebut, nantinya saat terjadi hujan disertai angin kencang tidak akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang warga, Farnanda Muhajirin mengapresiasi Pasukan Hijau yang rutin melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon yang dinilai rawan tumbang.
Penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah kecelakaan akibat pohon tumbang, terutama di sepanjang akses jalan yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas.
"Saya doakan semoga petugas terus diberikan kesehatan dan keselamatan dalam bekerja. Sehingga, dapat terus melayani masyarakat dengan optimal," tandasnya.