You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penertiban lahan kembangan utara bilal
photo Bilal Nugraha Ginanjar - Beritajakarta.id

Bangunan di Lahan Aset Pemprov DKI Ditertibkan

Petugas gabungan Satpol PP, Kepolisian, TNI, Perhubungan, Bina Marga, Tamhut, SDA, dan PPSU, Kamis (24/10), menertibkan enam bangunan semi permanen yang berdiri di atas lahan milik Pemprov DKI di Taman BTN 1 dan Taman BTN 2, RW 03 Kelurahan Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat.   

Penertiban berjalan baik dan kondusif

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat, Imron Sjahrin mengatakan, aset taman itu berdasarkan sertifikat hak pakai (SHP) nomor 5 tahun 1997. Lantaran itu, saat ada laporan warga lahan itu kembali diokupasi, jajaranya menindaklanjuti dengan penertiban.

"Pada tahun 2024 lalu, kami pernah tertibkan. Tapi orang yang mengaku kuasa ahli waris kembali mengusai dan hari ini kembali kami tertibkan," katanya, Kamis (24/10).

Penertiban Parkir Liar di Cengkareng Tindak 69 Kendaraan

Dijelaskan Imron, klaim dari ahli waris itu berdasar girik. Namun dari hasil penelitian di tingkat kelurahan, girik yang dimiliki mereka dipastikan telah habis masa berlakunya.

Menurut Imron, lahan yang ada di Taman BTN 1 di RT 06/03 Kelurahan Kembangan Utara, luasnya sekitar 1.200 meter persegi. Lalu di Taman BTN 2 di RT 07/03 seluas 950 meter persegi.

Selain telah diuruk puing dan tanah, ungkap Imron, di atas lahan kedua taman itu juga telah didirikan enam bangunan semi permanen serta permanen.

Setelah penertiban, Imron mengaku akan melakukan pemagaran dan menempatkan alat berat di lokasi taman sebelum dilakukan pembangunan kembali. Lalu juga akan ditempat pos pengawasan agar lahan tidak kembali diokupasi.

"Nantinya pengawasan di posko bakal melibatkan warga agar tidak kembali diduduki," tambahnya.

Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Heri Purnama menjelaskan, penertiban melibatkan 250 personel gabungan dan dua unit alat berat ekscavator serta 30 unit truk pengangkut.

"Alhamdulillah, kegiatan penertiban berjalan baik dan kondusif," tegasnya.

Ketua RW 03 Kembangan Utara, Juanedi menambahkan, selama ini warga merasa terganggu dengan adanya penyerobotan lahan taman ini.

Selain kehilangan taman berikut fasilitas olahraga dan sarana sosial yang ada, warga juga mengeluhkan banyaknya debu dari proses pengerukan lahan serta fungsi saluran yang tertutup tanah di lahan tersebut

"Kami berharpa taman itu dibangun ulang sebagai fasos-fasum warga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5352 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1863 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1804 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1791 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1598 personAnita Karyati