You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Waduk cimangis 2 ist
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Fungsi Waduk Cimanggis Ditingkatkan untuk Mitigasi Banjir dan Ruang Publik Warga

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air terus memperkuat infrastruktur pengendali banjir dan kawasan konservasi air.

"mendorong interaksi sosial,"

Salah satu proyek strategis yang tengah dikerjakan adalah peningkatan sistem pengaliran inlet outlet Waduk Cimanggis 1 dan 2 yang terletak di Jalan Radar Auri, Kelurahan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur.

Waduk tersebut dibangun di area seluas kurang lebih 1,6 hektare (waduk 1 dan 2) dengan kapasitas volume tampungan mencapai 20.648 meter kubik. Sedangkan luas keseluruhan area Waduk Cimanggis seluas kurang lebih 3,9 hektare dan volume keseluruhan tampungan mencapai 90.353 meter kubik (Waduk 1, 2 dan 3).

Embung Penganten Ali Bakal Jadi Kawasan Konservasi dan Ruang Terbuka Hijau

Proyek ini tidak hanya dirancang sebagai infrastruktur teknis pengendali tata air, tetapi juga disiapkan menjadi kawasan ruang terbuka biru-hijau yang multifungsi bagi masyarakat sekitar.

Pekerjaan di area Waduk Cimanggis secara keseluruhan juga akan dilakukan secara bertahap agar tujuan awal pembangunan dapat tercapai secara maksimal dan dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

Ketua Subkelompok Geologi dan Konservasi Air Baku Dinas SDA DKI Jakarta, Ikhwan Maulani mengatakan, Waduk Cimanggis 1 dan 2 bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi pengendalian banjir, retensi, dan tata air kawasan secara menyeluruh.

Selain itu, keberadaan waduk ini juga bertujuan meningkatkan kualitas ekologis serta konservasi air tanah melalui penyediaan ruang terbuka biru-hijau yang aman dan ramah lingkungan.

“Sebagai sarana rekreasi, olahraga, dan edukasi lingkungan bagi masyarakat urban, Waduk Cimanggis 1 dan 2 bakal hadir menjadi ruang publik multifungsi. Jadi bukan sekadar memperbaiki serta meningkatkan aliran waduk, tapi juga mendorong interaksi sosial dan aktivitas kemasyarakatan,” ujarnya, Kamis (29/10).

Ia menjelaskan, progres pembangunan Waduk Cimanggis 1 dan 2 ini telah mencapai 78 persen hingga saat ini. Pengerjaan di lapangan mencakup berbagai aspek konstruksi penunjang agar fungsi waduk dapat berjalan optimal, baik dari segi teknis hidrologis maupun fungsi sosialnya.

Pekerjaan yang sedang dan telah dikerjakan meliputi penggantian gorong-gorong, pembuatan outdoor gym, pekerjaan DPT (Dinding Penahan Tanah) beton bertulang, peninggian tanggul, perkerasan jalan beton, serta pekerjaan DPT inlet eksisting.

Selain infrastruktur penahan air dan akses jalan, kawasan ini juga dilengkapi dengan fasilitas publik seperti Anjungan Waduk 1.

Ikhwan menambahkan, pihaknya menerapkan metode hydroseeding yang dikombinasikan dengan selimut pengendali erosi guna menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah erosi di sekitar lereng waduk.

Dinas SDA DKI Jakarta optimistis Waduk Cimanggis 1 dan 2 memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Jakarta Timur, khususnya dalam mitigasi banjir serta peningkatan kualitas lingkungan hidup perkotaan.

"Kami ingin waduk ini tidak hanya berfungsi teknis sebagai pengendali banjir dan sumber air baku, tetapi juga menjadi sarana rekreasi, olahraga, dan edukasi lingkungan bagi masyarakat urban. Harapannya, ruang publik multifungsi ini dapat mendorong interaksi sosial dan aktivitas kemasyarakatan yang positif," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye7163 personDessy Suciati
  2. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye4856 personAnita Karyati
  3. Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

    access_time02-11-2026 remove_red_eye3169 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2591 personDessy Suciati
  5. Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

    access_time29-10-2026 remove_red_eye1855 personFakhrizal Fakhri