TP PKK Jakut Bina Tertib Administrasi di Kecamatan Koja
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Jakarta Utara terus memperkuat pembinaan administrasi di tingkat kecamatan dan kelurahan. Kali ini, pembinaan menyasar pengurus TP PKK Kecamatan Koja yang dilaksanakan di Kantor Kelurahan Rawa Badak Utara.
"Administrasi yang rapi menjadi acuan"
Ketua TP PKK Kota Jakarta Utara, Fida Hendra mengapresiasi sinergisitas jajaran TP PKK Kecamatan Koja dan Kelurahan Rawa Badak Utara dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Pembinaan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian pembinaan administrasi TP PKK tingkat kota.
PKK Jaksel Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi KeluargaMenurutnya, tertib administrasi merupakan aspek penting untuk mengukur pelaksanaan program sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang perlu disempurnakan. Untuk itu, pencatatan dan pelaporan harus dilakukan secara konsisten, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Administrasi yang rapi menjadi acuan untuk mengetahui sejauh mana program telah berjalan dan hal-hal yang perlu disempurnakan. Pencatatan dan pelaporan harus konsisten, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya, Jumat (30/10).
Fida mengimbau seluruh pengurus segera menindaklanjuti hasil evaluasi dengan memperbarui papan data PKK sesuai kondisi faktual sebelum dilaporkan kepada TP PKK Provinsi DKI Jakarta.
"Kader di wilayah Koja sudah menunjukkan kinerja yang baik. Namun, ke depan, pemanfaatan aplikasi seperti Microsoft Excel perlu dioptimalkan agar arsip kegiatan terdokumentasi dengan teratur dan meminimalkan kekeliruan data," terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fida juga meresmikan operasional PAUD Kartini di Kantor Kelurahan Rawa Badak Utara. Keberadaan PAUD ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah pendidikan anak usia dini, tetapi juga mendukung upaya pencegahan stunting melalui stimulasi tumbuh kembang balita serta edukasi pola asuh bagi orang tua.
Fida menuturkan, penanganan stunting membutuhkan kolaborasi terpadu lintas sektor, terutama dalam memastikan pemenuhan kebutuhan gizi dan penerapan pola asuh yang tepat bagi anak.
"Penanganan stunting menuntut kolaborasi terpadu lintas sektor. Mari kita pastikan pemenuhan gizi dan perbaikan pola asuh berjalan beriringan agar anak-anak Jakarta Utara tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas," bebernya.
Sementara itu, Lurah Rawa Badak Utara, Ester Laura Kartini menyambut positif pelaksanaan pembinaan administrasi tersebut. Berbagai arahan dan evaluasi yang diberikan menjadi bekal penting bagi para kader, khususnya pengurus dan anggota kelompok tani (Poktan) di RW 03, RW 04, dan RW 07.
"Seluruh catatan evaluasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk segera memperbaiki berbagai aspek yang masih perlu dibenahi, sehingga tata kelola administrasi di kelurahan semakin tertib dan profesional,” ungkapnya.
Selain pembinaan administrasi, pihak kelurahan bersama kader TP PKK tingkat kota juga meninjau potensi pemberdayaan pangan lokal melalui kegiatan panen bersama sayuran pakcoy dan kangkung hasil budi daya pengurus kelurahan.
"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan mendorong peningkatan kesejahteraan para kader dan masyarakat," tandasnya.