100 Warga CKG di RPTRA Tamplas Bambu
Sebanyak 100 warga mengikuti layanan cek kesehatan gratis (CKG) terintegrasi skrining Tuberkulosis (TB) di RPTRA Tamplas Bambu, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
"Melibatkan 10 tenaga kesehatan"
Kepala Puskesmas Kecamatan Cipayung, Agung Dewanto mengatakan, layanan tersebut secara rutin dilaksanakan dengan lokasi yang berpindah-pindah. Setiap lokasi ditargetkan dapat melayani 100 peserta.
CKG Terintegrasi TB di Jaktim Terealisasi di 437 Lokasi"Targetnya ada 100 peserta yang kita periksa kesehatannya di setiap lokasi. Program ini rutin kita gelar dengan lokasi berpindah-pindah," ujarnya, Jumat (30/10).
Agung menjelaskan, pelaksanaan CKG terintegrasi TB diawali dengan edukasi mengenai penyakit tersebut. Selanjutnya, peserta menjalani pemeriksaan kesehatan gratis dan skrining TB, termasuk pengambilan sampel dahak untuk pemeriksaan laboratorium.
"Pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tanda-tanda vital, tekanan darah, dan gula darah. Sementara itu, skrining TB dilakukan dengan pemeriksaan yang disesuaikan berdasarkan kondisi dan usia peserta," terangnya.
Koordinator Upaya Kesehatan Masyarakat Puskesmas Kecamatan Cipayung, Dewi Kusumawati memaparkan, layanan CKG juga mencakup pemeriksaan kolesterol dan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA).
"Hasil pemeriksaan kesehatan tertentu dapat diketahui langsung oleh peserta," ungkapnya.
Ia menambahkan, untuk hasil skrining TB melalui pemeriksaan sampel dahak membutuhkan waktu sekitar tiga hari karena harus melalui pemeriksaan laboratorium.
"Kami juga memberikan penyuluhan tentang TB kepada peserta CKG dan penyuluhan tentang kusta," ucapnya.
Menurutnya, bagi warga yang terdiagnosis TB harus menjalani pengobatan secara teratur hingga tuntas. Pengobatan TB pada umumnya berlangsung selama enam bulan, sesuai dengan jenis dan kondisi penyakit pasien
"Layanan ini melibatkan 10 tenaga kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Cipayung dibantu petugas Puskesmas Pembantu Kelurahan Cilangkap serta kader TB," jelasnya.
Lurah Cilangkap, Suratno menyampaikan, peserta kegiatan merupakan warga setempat, terutama mereka yang pernah melakukan kontak erat atau tinggal serumah dengan pasien TB. Pihaknya juga mengundang tetangga dan kerabat dekat pasien untuk mengikuti pemeriksaan sebagai langkah deteksi dini.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Puskesmas Kecamatan Cipayung yang telah memberikan layanan CKG bagi warga Cilangkap. Tentunya ini sangat bermanfaat," tuturnya.
Sementara itu, salah seorang warga setempat, Vita mengaku mengikuti pemeriksaan karena memiliki tetangga yang diduga menderita TB.
"Mumpung ada program CKG, kami ikut saja untuk kesehatan. Saya juga cek tensi, gula darah, sama berat badan juga. Semoga layanan jemput bola ini bisa terus diadakan," tandasnya.